Warung Kopi BOGOR KAPAYUN! Jokowi dan Menteri Orang Muda 2019-2024?

Oleh: Arief P. Suwendi
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua
SAMPURASUN.
Saya meyakini, Kabinet Jokowi-KH.Maruf Amin th.2019-2024 mendatang akan lebih bayak lagi menyerap orang-orang muda. Namun tidak perlu kita katakan ‘bye-bye (Red;Bay-bay) kepada mereka yg berusia tua, khususnya yang dari parpol pengusung atau profesional yang saat ini sedang berharap-banyak di ‘calling Jokowi. Ahay.
Jika itu benar, sebagaimana telah kami sampaikan pada artikel Warkop ini waktu lalu, bahwa orang-orang muda dan kredibel itu antara lain; Maruarar Sirait, Najwa Shihab, Yenny Wahid, AHY dan Grace Natalie. Tentunya ini diluar Erick Tohir, ya. Ahahah..
Usai dimuat artikel itu, kemudian banyak teman yang juga mengusulkan nama orang-orang muda lainnya, yaitu; Sandiaga Uno, Tb. Ace Hasan Syadzily (Golkar), Tsamara Amany (PSI), Meutya Hafid (Golkar), Nico Siahaan (PDIP), Prananda Surya Paloh (Nasdem), Angelina Herliana Tanoe (Perindo), Miryam S Haryani (Hanura), Usni Hasanudin (PPP), Marwan Djafar (PKB), dsb.
Mengapa Sandi?, karena sebagai orang-muda, Sandi merasa terjebak dengan permainan orang-orang sekitar #02, apalagi pasca Pilpres 2019 ini. Salah-satunya bisa kita lihat gimmick Sandi saat Prabowo sujud-syukur. Begitu nelangsa. Sandi tidak menyangka menjadi ‘rumit seperti ini, apapun Sandi telah menerima apapun termasuk jika kalah dari #01. Sandi menjadi nervous , karena untuk kembali menjadi wagub DKI Jakarta pun ia telah malu. Maka kemungkinan yang terbesar ia akan menerima jika diminta mengisi satu kursi dikabinet Jokowi yad. Seolah Sandi akan ‘kuliah politik sekaligus prepare untuk Pilpres 2024-2029 mendatang. ‘mantul !
Menurut saya, Jokowi sangat paham untuk meminimalkan apatisme usia muda & millenial yang jumlahnya saat ini mencapai lebih dari 90 juta orang seluruh Indonesia untuk ikut dan perduli membangun bangsa dan negara besar ini. Maka Jokowi harus menempatkan banyak orang muda di kabinetnya mendatang.
Para Pembaca Indonews yang budiman, dan para Relawan Jokowi se-Dunia yang terhormat,
Memang demikian adanya, Jokowi akan banyak merekruit orang muda pada kabinet mendatang, kalau pun The Political Literacy Intitute merilis bahwa hanya 11% orang muda yang mau masuk gelanggang politik. Dalam arti kita tergiring opini bahwa orang muda demikian apatis berpolitik, mengapa?, karena untuk orang muda politik itu penuh dengan korupsi, dan hal-hal curang lainnya. Namun Jokowi paham bahwa masih banyak orang muda yang bisa bekerja keras dan ikut aturan Jokowi. Kalau pun ada juga beberapa pengalaman lalu banyak menteri yang berasal dari orang muda, kemudian kena reshufle Jokowi. Mungkin mereka tidak mampu mengikuti alur kerja Jokowi ya?, Ahahaha. Pilpres th.2024-2029 mendatang pasti akan lebih seru pasca selesainya Jabatan Jokowi sebagai Presiden th.2019-2024, maka pengkaderan di parpol harus demikian ketat terutama parpol harus banyak mendapat kader yang anti korupsi dan kader yang setia kepada Pancasila daan NKRI. Ini yang harus terus dimaksimalkan oleh para parpol khususnya dalam menarik simpati orang muda”, demikian Mas Ary Dicky – Kord. Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) memulai diskusinya di sebuah warkop di jalan Saad, Naripan, Bandung waktu lalu. Saya dan Lae Jonny Sirait manggut-manggut.
Kemudian Lae Jonny yang juga Ketum Bogor Kapayun & Ketum Sahabat Jokowi Kerja (Joker) menambahkan, bahwa Jokowi sangat paham bagaimana memaksimalkan potensi orang muda, maka saya pun yakin pos-pos kabinet pemerintah 2019-2024 mendatang akan diisi oleh banyak orang muda pembaharu yang memiliki komitmen besar untuk memajukan Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tantangan zaman berubah sangat drastis, dan dalam spektrum sumber daya manusia, kelompok generasi ini merupakan jawaban bagi tantangan zaman. Selain orang muda pembaharu, setidaknya ada enam kriteria utama bagi anggota kabinet yang nantinya akan memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. Ketujuh kriteria itu adalah oorang muda pembaharu, integritas, kompetensi, rekam jejak, kemampuan manajerial, bersih, dan pengetahuan yang cukup di bidang pemerintahan. Dan yang lebih penting lagi adalah orang muda yang anti-korupsi, orang muda yang setia kepada Pancasila-NKRI & bukan pewaris orde-baru”, kata Lae Jonny, kini giliran saya dan Mas Ary yang manggut-manggut.
Para Pembaca Indonews dan para Relawan Jokowi, tentunya tidak serta-merta kita katakan ‘bye-bye para orang tua, karena orang tua itu pun lebih banyak makan asam garam dalam hidup juga berpolitik. Banyak ceritera yang intinya bahwa pemikiran orang tua itu lebih rasional dan lebih bijak dari yang usia muda. Usia Jokowi tahun 2019 mencapai 58 tahun (Tgl.21 Juni 1961-2019), sedangkan usia Anies Baswedan lebih muda karena berusia 50 thn di tgl. 7 Mei 2019 ini.
Dalam menyikapi ibukota DKI Jakarta di era Anies-Sandi dan kian ‘rumit dan jalan-ditempat atas berbagai permasalahan dibanding era Jokowi-Ahok & Ahok-Djarot lalu, Jokowi berencana memindahkan ibukota ke Kalimantan dengan anggaran sekitar Rp.330-466 trilyun. Langkah cerdas, langkah cermat & langkah Dahsyat orang yang usianya lebih tua dari Anies. Padahal, disatu sisi Anies Baswedan selaku Gub DKI Jakarta tengah mempersiapkan anggaran sekitar Rp. 571 trilyun untuk pembangunan infrastruktur DKI Jakarta thn.2019-2049 (30 thn). Disini kecerdikan Jokowi ‘mematahkan semangat Anies yang berusia muda. Jokowi memang problem-solver. Disatu sisi pastinya upaya Jokowi ini bertolak belakang dengan keinginan JK yang selama ini menjadi teman diskusi Anies dalam mewujudkan Rp.571 trilyun itu. ‘Ups, Ahahahah…
Malam menjelang dini hari, warkop ini semakin padat orang yang juga ingin sahur. Saya , mas Ary & Lae Jonny menghirup kopi dalam-dalam, seolah takut keburu imsak. (*Foto:NN&Tempo)
Holong Mangalap Holong, Kasih Berbagi Kasih; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; Jokowi Harus Menang Diatas 53%; #Waspada Kebangkitan Orde Baru#
Penulis adalah Ketua Umum PERI (Persatuan Relawan Indonesia), Penasehat Media Ummat & Indonews, Media – Event Organizer sekaligus Sekjend DPD GMPK Kab. Bogor

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook