Bentuk Gratifikasi, ASN Depok Dilarang Terima Parsel

INDONEWS DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok, Jawa Barat untuk tidak menerima parsel dari siapapun karena itu dianggap bentuk gratifikasi.

“ASN Depok tidak boleh memberi maupun menerima gratifikasi baik berupa uang, bingkisan atau parsel, fasilitas, dan bentuk lainnya yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan tanggung jawabnya,” katanya, Kamis 23 Mei 2019.

Ketentuan ini disampaikan melalui surat imbauan Wali Kota Depok Nomor 003/236-Irda tentang Imbauan Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya Keagamaan.

“Apabila ASN menerima gratifikasi yang bekaitan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan tanggung jawabnya, wajib melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jangka waktu pelaporan selama 30 hari kerja, terhitung sejak tanggal penerimaan gratifikasi,” ujarnya.

Menurutnya, untuk penerimaan gratifikasi berupa bingkisan makanan, dapat disalurkan sebagai bantuan sosial ke panti asuhan, panti jompo, atau pihak yang membutuhkan.

Selanjutnya, melaporkan kepada Inspektorat Daerah Kota Depok disertai dengan penjelasan dan dokumen penyerahannya.

“Kemudian, Inspektorat akan melaporkan rekapitulasi penerimaan tersebut kepada KPK,” tandasnya. (Ade Nopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook