Perusuh Aksi 22 Mei Ngaku Dibayar Rp 300 Ribu

Sejumlah perusuh aksi 22 Mei yang diamankan polisi. (foto: liputan6.com)

INDONEWS, JAKARTA – Warga Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, tetap waspada mengantisipasi akan adanya kerusuhan susulan, Kamis (23/5). Hal ini terlihat warga yang masih menjaga di tiap-tiap gang depan rumahnya.

Dilansir merdeka.com, di salah satu gang terlihat beberapa pemuda yang menjaga kampungnya.

“Ya kita masih jaga-jaga ya mas, kalau kenapa-kenapa,” kata Wawan diberitakan merdeka.com, Kamis (23/5).

Wawan mengatakan, kondisi telah kondusif. Namun, warga masih melakukan pengamanan.

“Ya kalau aman itu tadi pagi ya, tapi kita masih jaga. Tadi malam saja banyak yang tidur di sini, gelar karpet dan sahur di sini mas,” ujarnya.

Sementara itu, warga berharap kalau aksi kerusuhan tak terulang kembali.

“Ya sudahlah, ini kan bulan puasa. Kalau bisa sudahlah,” cetus seorang warga.

Sementara itu seorang ibu rumah tangga berinisial I merasa yakin, massa yang berbuat rusuh adalah bayaran. Sebab, ia menanyakan langsung kepada massa.

“Saya kan jualan di sini, mereka (massa) beli makanan dan minuman ke sana. Saya tanya, katanya diajak dan dibayar Rp 300 ribu,” ujarnya.

Dengan hal ini, I menyarankan massa tersebut untuk kembali pulang ke rumah.

“Mendingan pulang, ini kan mau lebaran, dari pada kenapa-kenapa, kagak ikut lebaran kan,” katanya. (Ade Nopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook