Kinerja Dishub Kab Bogor Tentang Kegiatan Angkutan Lebaran 2019

INDONEWS, BOGOR – Kegiatan angkutan lebaran tahun 2019 (1440 H) yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor berdasarkan pada Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2004 tanggal 9 oktober 2004 tentang koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu, sehingga sesuai dengan instruksi presiden tersebut Menteri Perhubungan bertindak sebagai koordinator penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu tahun 2010/1431 H, Provinsi dan Kab/Kota menyesuaikan dan SK Bupati Bogor Nomor : 551.56/180/Kpts/Per￾UU/2019 tanggal 29 April 2019 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bogor Tahun 2019.

Hal yang mendasari pelaksanaan kegiatan angkutan lebaran di wilayah Kabupaten Bogor khususnya adalah meningkatnya volume lalu lintas dari tahun ke tahun serta masih besarnya hambatan samping jalan berupa pasar tumpah, parkir kendaraan yang tidak pada tempatnya serta kedisiplinan pengemudi yang masih rendah. Selain itu, sering terjadinya kecelakaan lalu lintas khususnya di wilayah kawasan wisata terutama di kawasan puncak dan banyaknya pemudik yang menggunakan moda kendaraan roda dua untuk pulang kampong menambah resiko dalam menyumbang peningkatan jumlah kecelakaan di jalan raya.

Rencana pelaksanaan angkutan lebaran akan dilaksanakan dalam waktu 16 (enam belas) hari dimulai pada tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan tanggal 13 Juni 2019, dalam kegiatan operasi ini Dinas Perhubungan juga bekerjasama dengan dukungan Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Satuan Polisi Pamong Praja, BNN Kabupaten Bogor dan Jasa Raharja, serta Linmas dan juga Saka Bhayangkara (Pramuka).

Pengerahan personel secara maksimal, dilakukan pada titik-titik rawan macet, dan rawan kecelakaan. Selain pos pengamanan, dan pos pantau, pihak terkait juga akan menyiapkan pos pelayanan yang didukung tim medis dari Dinas Kesehatan.

Adapun rangkaian kegiatan lain yang akan dilaksanakan adalah pelaksanaan tes urine bagi pengemudi kendaraan umum bekerjasama dengan BNN Kabupaten Bogor dan pemeriksaan Ramp Check kendaraan bermotor yang akan dilaksanakan di terminal di Wilayah Kabupaten Bogor.

Adapun rencana pembatasan angkutan barang akan mulai dilaksanakan pada H-3 (2 Juni 2019) samapai dengan H+3 (9 Juni 2019).

Adapun prediksi puncak arus akan terjadi pada H-3 yaitu hari Minggu tanggal 2 Juni 2019 bertepatan dengan dimulainya cuti bersama serta prediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+5 yaitu Hari Selasa tanggal 11 Juni 2019.

Untuk tahun 2019, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyipakan 10 (sepuluh) posko yang berlokasi di Posko Ciawi, Posko Cisarua, Posko Gadog, Posko Cigombong, Posko Laladon (Ciomas), Posko Parung, Posko Leuwiliang, Posko Cibinong, Posko Cileungsi dan Mako Cimandala. Adapun personil yang terlibat dalam PAM Lebaran 2019 terdiri dari petugas Dinas Perhubungan sebanyak 240 Personel. Petugas bantuan Polri 20 Orang, Petugas bantuan TNI 5 orang, petugas bantuan PMI 10 orang dan petugas bantuan Pramuka 10 orang.

Pelaksanaan pencatatan titik arus lalu lintas juga dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dibantu oleh Pramuka sebanyak 10 orang, (tiga) lokasi pemantauan yakni di Posko Cisarua, Posko Cigombong dan Posko Cileungsi.

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan selama masa angkutan lebaran 2019 adalah Motor Dinas sebanyak 39 Unit, Mobil Dinas sebanyak 5 Kendaraan, Mobil Derek sebanyak 1 Unit, Mobil Sky Worker sebanyak 13 Unit, Lampu Senter Lalin sebanyak 120 Buah, Traffic Cone sebanyak 50 Buah, Rambu sejumlah 375 Buah, Rambu Portable sejumlah 100 Buah, Barier sebanyak 50 Buah.

Kesiapan armada bus dan bus cadangan guna mengantisipasi melonjaknya calon pemudik maka diantisipasi dengan penyediaan armada sejumlah Bus AKAP 164 Kendaraan, Bus Pariwisata sejumlah 84 kendaraan, Bus AKDP 34 kendaraan.

Himbauan kepada pengusaha angkutan yang beroperasi di terminal di Wilayah Kabupaten Bogor untuk melengkapi administrasi berupa Nama Bus, Jurusan/trayek, Nomor kendaraan, ijin trayek/kartu pengawasan, kelengkapan sabuk keselamatan, alat pemadam kebakaran, alat pemecah kaca, pintu dan jendela darurat, alat kendali pembuka pintu, pemeriksaan kendaraan, kondisi ban (kedalaman alur kembangan ban), ban cadangan, kotk obat, segitiga pengaman, dongkrak, kunci pembuka roda, pemeriksaan kesehatan pengemudi, mengumumkan harga karcis berlaku pada tempat-tempat yang mudah terlihat oleh para calon penumpang seperti pada loket-loket di terminal/pool/agen yang disesuaikan dengan lokasi dan menempelkan harga karcis yang berlaku di dalam bus. (Indonews/Adv)
PUBLIKASI ANGLEB 2019-dikonversi (1)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook