Warung Kopi Bogor Kapayun: “INI ONO, REKAM JEJAK MAS BAMBANG?”

Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wr. wb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.
Malam itu , Jumat (24/5/2019) pukul 22.44 WIB , di televisi menyiarkan berita Penasehat Hukum #02 Prabowo-Sandi datang ke MK untuk mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres 2019. Saya, Mas Ary Dicky (Kord. Konsorsium Relawan Jokowi & Bumi Relawan Ngahiji) serta Lae Jonny Sirait sebagai Ketum Bogor Kapayun & Sahabat Jokowi Kerja (Joker) sontak mengghentikan diskusi di warkop pinggir jalan raya Cianjur.
Jelas kami tercengang, karena sejak jauh hari pihak #02 termasuk Prabowo, Sandi, Amin Rais, Eggy Sujana, dan sebagainya tidak ‘akan pernah’ percaya MK , bahkan Amin Rais dan Eggy lebih memilih People Power. Kalaupun kemudian istilahnya dibuat lebih lunak menjadi ‘Gerakan Daulat Rakyat (GDR)’. Ahahahah…
Lalu apa yang mereka mimpikan itu terjadi diantara tanggal 21-22 Mei, GDR itu ‘menjelma’ menjadi chaos atau kerusuhan yang mengakibatkan kerugian negara lebih dari Rp200 milyar dan korban lainnya itu menjadi catatan khusus perjalanan bangsa dan negara besar ini.
Kini mereka menuding TNI-Polri brutal, mereka lupa kerugian negara yang telah mereka lakukan. Tidak cukup itu saja, kemudian ini berpengaruh degan tersebarnya 30 issue, fitnah, hoaks yang intinya mencaci maki TNI-Polri, KPU, MK dan lainnya yang tersebar secara dahsyat di 450 UR-FB, 581 IG, 785 Twitter dan lain-lain. Ini yang kemudian membuat eskalasi kebencian kepada TNI-Polri terus meningkat.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Di televisi itu pula terlihat ‘penampakan’ Bambang Widjojanto (BW) mantan wakil KPK sejak 2011 – 2015. Saya baru tahu kehadirannya itu sebagai Koordintor Penasehat hukum #02. “Wah honornya bisa doubel nih”, pikir saya. Pastinya selain ada honor atau ‘jaminan lain dari #02, toh selama ini BW ‘dapat honor dari Pemprov DKI Jakarta karena BW tercatat sebagai ketua TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan) bidang komite pencegahan korupsi DKI Jakarta yang diangkat oleh Anis-Sandi Januari 2018 lalu.
Saat Konpres malam itu BW dengan sinisnya menyebut ‘’ketidak-percayaannya kepada MK, “Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasaan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup,”. Yang mana kemudian publik menilai sebagai sikap arogan dan kesombongan BW, termasuk Presiden Jokowi pun membalas statemen BW itu bahasa yang tidak kalah ‘pedas. Jokowi meminta tidak ada pihak-pihak yang merendahkan Mahkamah Konstitusi (MK), karena MK adalah institusi negara yang sah. “Jangan senang merendahkan sebuah institusi, saya kira tidak baik, apapun lembaga dibentuk oleh ketatanegaraan kita, memiliki sebuah trust dari publik, jangan sampai direndahkan dilecehkan seperti itu pada siapapun,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Minggu 26 Mei 2019. ‘Jleebb..!!
BW jangan sombong, karena kami sebagai RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA masih ingat beberapa hal dan rekam-jejak lain dari BW, yaitu:
(1). BW dikenal piawai membuat berbagai trik untuk memenangkan sengketa Pilkada. Di mana salah satunya dengan cara menghadirkan saksi palsu. BW pernah terjerat kasus saksi palsu di MK pada 2010 dan menjadi tersangka. Saat itu, BW menjadi pengacara calon bupati-wakil bupati Ujang Iskandar-Bambang Purwanto dalam Pilkada Kotawaringin Barat.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Saat itu, BW ditangkap penyidik Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) pada 23 Januari 2015 saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). BW disangka mengarahkan saksi Ratna Mutiara untuk memberi keterangan palsu dalam sidang sengketa tersebut. BW ditangkap sepekan setelah Komisaris Jenderal Budi Waseso diangkat sebagai Kepala Bareskrim. Saat hendak mengantar anaknya ke sekolah, Bambang dijemput paksa oleh tim penyidik dan dibawa ke Markas Besar Polri. Namun selama pemeriksaan, Bambang selalu membantah tudingan tersebut.
(2).BW pun dinilai berperan dalam pembengkakan dana talangan (bail out) Bank Century sampai Rp 6,7 triliun. Ketika dana talangan itu dikucurkan, BW adalah kuasa hukum dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang berperan mencairkan dana dari kas negara. Hal ini diperkuat dengan tudingan Fahri Hamzah yang pada tahun 2013 menjabat sebagai Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century dari Fraksi PKS. Bahwa penggelontoran dana talangan Century itu bermula pada tanggal 20 November 2008 malam hari, ketika Bank Century diputuskan butuh suntikan dana pemerintah sebesar Rp 632 miliar. Pengucuran dana itu disetujui oleh Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati.
“Kami temukan adanya rekomendasi dari satu kantor lawyer. Jadi, tembakan Boediono ini kena dua orang, LPS dan kantor lawyer yang sekarang ini jadi pimpinan KPK,” kata Fahri saat itu.
Pastinya, Pimpinan KPK yang dimaksud adalah Wakil Ketua KPK yaitu BW. Semenjak rapat panitia khusus untuk Century dilakukan di DPR, Fahri memantau Bambang selalu hadir melihat perkembangan kasus ini. Kecurigaan ini, Fahri rasakan semakin bertambah manakala BW menjadi komandan dalam penyidikan kasus Century di KPK.
(3).BW bersama YLBH pasca reformasi adalah aktifis yang getol meminta agar Prabowo diadili karena diduga terkait Mei 1998, bukan hanya diberhentikan/berhenti kedinasannya. Untuk ini Petrus Hariyanto –mantan Sekjend Partai Demokratik (PRD) pada pers mengatakan bahwa keterlibatan BW sebagai bagian dari TGUPP dan penasehat hukum #02 ke MK membuatnya menjadi ‘tidak simpatik. “Karena kubu yang dibela BW itu selamanya menggunakan politik identitas dan SARA”,demikian sebagian statemen Petrus.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Sayang diskusi kami terhenti karena tiba-tiba listrk padam, Aghhh…
JOKOWI TELAH MENANG, RELAWAN JANGAN TIDUR: Holong Mangalap Holong, Kasih Berbagi Kasih; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; JOKOWI TELAH MENANG DIATAS 53%; #Waspada Kebangkitan Orde Baru#
Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bidang Media – Event Organizer serta Sekjen DPD GMPK Kab.Bogor

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook