Ketidakhadiran Lurah Bedahan, ‘Nodai’ Bukber dan Santunan Anak Yatim

Buka bersama (bukber) sekaligus santunan yatim dan dhuafa, di Masjid Al Hikmah, RT 04 RW 09, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang diselenggarakan Panti Asuhan Masjid Al Hikmah, Sabtu (1/6/2019).

Indonews Depok,- Di Masjid Al Hikmah, RT 04 RW 09, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Panti Asuhan Masjid Al Hikmah menggelar buka bersama (bukber) sekaligus santunan yatim dan dhuafa, Sabtu (1/6/2019).
Hadir pada acara tersebut Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Camat Sawangan yang baru Herry Restu Gumelar, Ketua LPM Kelurahan Bedahan Syafrudin, Ketua RW 09, jugs para sepuh, alim ulama, para kyai, serta tokoh masyarakat lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana acara Santunan Yatim dan Dhuafa, Al Ustad H. Muhammad Dahlan, didampingi Ketua DKM Ustad Ahmad Arif, dan pengurus lainnya, membuka acara pukul 16.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua DKM, serta Camat Sawangan Herry Restu Gumelar. Kemudian diteruskan dengan penyerahan santunan yatim dan dhuafa secara simbolis.
Setelah itu dilanjut dengan ceramah tausyiah oleh Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna yang datang agak telat dari jadwal hadir seusai pemberian santunan. Dalam sambutannya, Wakil Walikota yang dikenal rendah hati dan merakyat itu menyempatkan permohonan maaf lantaran padatnya acara yang harus dihadiri di hari yang sama, serta hambatan macet di jalan saat menuju lokasi.
“Terima kasih untuk panitia, mohon maaf kalau saya agak telat, karena padatnya acara di hari yang sama. Padahal tadi saya arah ke sini dari jam 16.00 Wib, tapi ternyata jalanan macet. Mungkin karena tanggal muda ya, warga pada belanja buat lebaran. Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan warga, jadi kita bisa kenal satu sama lain. Apalagi di sini banyak teman yang saya kenal, Alhamdulillah ini merupakan nikmat Ramadhan, bukan hanya menjalankan perintah Allah untuk berpuasa tapi di sisi lain juga banyak nilai ekonomisnya, yakni indahnya berbuka puasa bersama dan berbagi berkah lewat acara santunan ini. Kalau di tempat saya buka puasa, gak ada lontong sama bakwan, gak aci,” ujar Pradi disambut tawa riuh yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, isu hangat terkait adanya warga Bedahan yang mengaku Imam Mahdi sempat pula disinggung oleh Pradi.
“Saya minta pengurus wilayah bisa atur waktu untuk pertemuan selanjutnya dengan warga dan para tokoh masyarakat Bedahan. Ga usah repot, cukup ngobrol sembari ngopi ditemani singkong rebus juga boleh. Apalagi baru-baru ini Bedahan terkenal sampai masuk tivi, karena ada warga yang ngaku jadi Imam Mahdi. Tapi Alhamdulillah semua sudah dapat diselesaikan dengan baik dan kondusif oleh para sepuh dan MUI,” tandas Pradi.
dalam kesempatan sama, usai berbuka dan sholat magrib, Camat Sawangan Herry Restu Gumelar saat di anya tanggapannya atas acara tersebut menyatakan sangat senang dan apresiasi. Herry juga berharap acara semacam itu dapat lebih ditingkatkan, terutama di bulan Ramdhan, bulan penuh berkah.
“Saya senang dengan adanya kegiatan ini serta sangat apresiasi pada penyelenggara karena acara seperti ini penuh hikmah. Selain santunan juga ada silaturahim jadi bisa saling mengenal satu dan yang lain bisa berbagi dan buka puasa bersama juga sholat berjamaah. Harapan saya kedepan acara seperti ini bisa di tingkatkan lagi. Karena sangat bermanfaat, dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Herry.
Acara diakhiri dengan bincang-bincang serta ramah tamah dan foto bersama. Namun ada yang menjadi catatan seolah ‘menodai’ acara tersebut, di mana Wali Kota Pradi sempat menyindir ketidakhadiran Lurah Bedahan. Hal itu terjadi ketika orang nomor dua di Depok itu berpamitan meninggalkan lokasi. (Ade Nopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook