Akibat PJU Padam, Kabupaten Bogor Rawan Begal

Ilustrasi-Istimewa

KAB. BOGOR, INDONEWS,- Akibat sejumlah fasilitas penerangan jalan umum (PJU) padam, wilayah di Jalan Raya Tonjong, Kabupaten Bogor menjadi rawan begal. Hal itu pun dikeluhkan masyarakat setempat, terutama para pengendara motor yang ingin melintasi Jalan Raya Tonjong menuju kantor Kecamatan Tajurhalang, harus ekstra hati-hati, terutama malam hari.
Di jalan raya ini, bandit jalanan itu mengincar pengendara motor yang pulang malam hari. Kenekatan mereka menjalankan aksi jahatnya itu didukung karena kondisi jalan gelap gulita lantaran minimnya lampu PJU.
”Jalanannya gelap gulita, bikin rawan begal dan jambret kalau malam hari. Seram pokoknya,” kata Heri, warga Tonjong, Kamis (13/6/2019) dikutip indopos.co.id.
Ia menambahkan, posisi Desa Tonjong tak jauh dari pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Cibinong, tapi entah kenapa untuk memasang atau memperbaiki lampu PJU saja sepertinya tidak mampu.
Padahal warga Desa Tonjong ikut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak PJU. Sebenarnya di sepanjang Jalan Desa Tonjong ada beberapa lampu PJU, namun sebagian besar tak berfungsi.
”Kalau jalan ini terang, pelaku kejahatan seperti begal akan berpikir ulang untuk menjalankan aksinya, makanya kami minta lampu PJU di desa kami diperbaiki,” pintanya.
Ia menjelaskan, di Jalan Tonjong sering terjadi pembegalan motor dan jambret, tepatnya di Jalan Parung Hijau sampai Jalan Pasar Selasa menuju arah kantor Kecamatan Tajurhalang. ”Bulan kemarin ada pembegalan di jalan ini depan konter Albert, leher korban sampai dikalungin celurit sama begal. Kan ramai di Facebook juga setelah kejadiannya,” ujarnya.
Untuk itu, dia bersama warga lainnya meminta pihak terkait memperbaiki PJU yang mati dan memasang PJU di setiap jalur rawan kejahatan. ”Saya harap polisi bisa mencegah dan mengamankan situasi (patroli) di jalan, terutama di daerah rawan kriminalitas,” katanya.
Sementara itu, Pjs Kepala Desa (Kades) Tonjong Aja Wijaya, mengaku banyak menerima keluhan akibat maraknya aksi kriminalitas di wilayahnya. “Banyak laporan. Saya berharap dinas terkait bisa memelihara PJU di wilayah saya untuk menekan aksi kejahatan,” pungkasnya. (Ano Haryono)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook