Ke Bogor Bermodal Nekat? Siap-siap Dipulangkan

Bupati Bogor Ade Yasin. (Istimewa)

KABUPATEN BOGOR, INDONEWS,- Bagi masyarakat yang datang ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan hanya bermodalkan nekat, siap-siap dipulangkan. Hal itu ditegaskan Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis 13 Juni 2019.
“Sebenarnya Pemkab Bogor tak akan melarang pendatang baru, bila memiliki keahlian. Kami hanya tidak ingin pendatang di wilayah Kabupaten Bogor menjadi gelandangan atau pengangguran. Maka akan kami pulangkan para pendatang tersebut ke daerah asalnya,” kata Ade Yasin, di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.
Ditegaskan Ade Yasin, pendatang baru harus mengikuti peraturan untuk didata di lingkungan setempat. Sehingga keberadaan para pendatang bisa dipantau.
“Harus ikuti turan, jadi kami bisa memantau sejauh mana kegiatan mereka di wilayah Kabupaten Bogor. Kami tidak ingin wilayah kami didatangi orang-orang tidak jelas di sini,” ujarnya.
Dia menambahkan, pendatang agar mempersiapkan diri dengan peluang pekerjaan di Bogor. Dia menilai, pendatang yang berani masuk ke Bogor berarti telah menyiapkan diri untuk bersaing.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Dian Mulyadiansyah, mengatakan, pihaknya telah memetakan enam titik zona merah untuk pendatang.
“Zona merah pendatang itu adalah Cisarua, Ciawi, Cileungsi, Cibinong, Parung dan Cigombong. Wilayah itu yang akan kami pantau terus bagi pendatang,” ungkapnya. [Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook