TK/DTA Nurusshibyan Cetak Siswa Berakhlakul Karimah

Foto bersama pada acara pelepasan TK/DTA Nurusshibyan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur

CIANJUR, INDONEWS,- TK/DTA Nurusshibyan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur mewisuda atau melepas siswa untuk selanjutnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu sekola dasar (SD).
“Pelepasan sendiri dilaksanakan Selasa (18/6/2019). TK/DTA Nurusshibyan selalu berupaya mencetak siswa berakhaluk karimah dengan harapan siswa jebolan TK Nurusshibyan jadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” kata Kepala TK/DTA Nurusshibyan Hj. Komaraningsih S.Pd.
Dikatakan, setiap tahunnya TK Nurusshibyan menyelenggarakan pelepasan siswa secara meriah dengan harapan lulusannya bisa selalu mengingat saat masa belajar dan bermain di TK Nurusshibyan.
“Kami berharap momen penting ini juga memotivasi anak untuk giat mencari ilmu di jenjang selanjutnya, sebagaimana telah kami bentuk karakter mereka di TK,” ucapnya.
Komaraningsih menuturkan, pihaknya selalu berupaya mencetak siswa berkualitas sejak dini agar kelak menjadi sumber daya manusia yang handal sebagai generasi muda bangsa yang berakhlak mulia.
Tahun ini, TK Nurusshibyan melepas 35 siswa yang telah menuntaskan pendidikan. Dan untuk DTA sebanyak 23 orang.
“Pada kesempatan ini, kami memberikan santunan kepada anak yatim piatu di sekolah sebanyak 18 orang. Santunan diambil dari infak orang tua siswa yang disisihkan untuk para anak yatim piatu,” ungkapnya.
Dengan dilepasnya siswa tersebut, TK/DTA Nurusshibyan otomatis membuka penerimaan peserta didik baru untuk dididik dan diberi ilmu dasar.
“Kita tentunya selalu berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, mengingat tahun ke tahun kita dituntun bisa memberikan pelajaran sesuai kemajuan zaman,” ujar Komaraningsih.
Dengan demikian, pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan TK/DTA Nurusshibyan untuk mendidik dan mencari ilmu bagi anak-anaknya.
“Dalam acara pelepasan ini, kami mengundang para camat, kepala desa, kordik, komite, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, orang tua dan para guru,” tandasnya. [Arif Lufti)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook