Calhaj Karang Tengah dan Mande ‘Digodok’ KUA

CIANJUR, INDONEWS,- Agar calon haji (calhaj) bisa melaksanakan ibadah haji secara mandiri, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menggelar bimbingan manasik haji selama enam hari, terhitung mulai Kamis (20/2019).
Kepala KUA Karang Tengah, H Iwan Sihabudin menyebutkan, calhaj yang digodok dengan bimbingan manasik haji sebagai upaya mewujudkan jamaah haji yang mandiri menuju haji mabrul.
“Calon jamaah haji mengikuti pra haji itu mempunyai hak untuk bimbingan manasik yang diselenggarakan tingkat kecamatan dan kabupaten, sebagai mana surat edaran dinas dirjen pengelenggara urusan haji No 146 tahun 2019,” katanya.
Dijelaskan, untuk penyelenggara manasik haji tersebut, ada yang di tingkat kecamatan dan di tingkat kabupaten. Untuk tingkat kecamatan ada 6 kegiatan, sedangkan di tingkat kabupaten ada 2 kegiatan dengan jumlah jam pelajaran 4×6= 24 jam pelajaran.
“Calon haji wajib mengikuti bimbingan yang sudah terdaftar secara resmi di tingkat pusat, itu bagian dari pada ikhtiar calon jamaah haji dalam rangka mendapatkan pengetahuan terkait dengan ibadah haji. Selain itu, yang lebih pokok ialah kegiatan yang dilaksanakan kementerian agama, dalam hal ini urusan agama, seperti penyelenggara di tingkat kecamatan memberikan istilahnya bekal materi yang terkait dengan manasik haji yang merupakan hak dari pada calon haji,” paparnya.
Dikatakan, peserta bimbingan manasik haji yang diselenggarakan di kantor KUA Kec Karang Tengah digabung dengan KUA Kec Mande, karena terkait dengan aturan bahwa KUA yang bisa menyelenggarakan bimbingan manasik haji persertanya harus lebih dari 45 orang.
“Calon haji di KUA Kec. Mande hanya ada 32 orang dari 8 desa, sehingga harus digabung dengan KUA Karang Tengah yang jumlah pesertanya 146 orang dari 15 desa. Total peserta yang mengikuti manasik sebanyak 178 orang,” jelas Iwan.
Bimbingan manasik haji dibuka oleh Kamenag Kab Cianjur di Masjid Darussalam dan dihadiri Camat Karang Tengah, kapolsek, danramil, MUI Karang Tengah, tokoh masyarakat, DKM Darussalam dan staf KUA Karang Tengah. [Arif Lufti]

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook