Insiden Pembawa Anjing ke Masjid Sentul City, Ketum Pemuda LIRA: Jangan Terprovokasi

Ketua Umum Pemuda LIRA, Adam Irham

BOGOR, INDONEWS,– Ketua Umum Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Adam Irham angkat bicara terkait insiden perempuan paruh baya berinisial SM (52) yang membawa anjing dan memakai sepatu masuk ke Masjid Sentul City, Bogor.
“Kami pemuda LIRA mengecam peristiwa tersebut. Masjid adalah tempat ibadah, suci. Tak seharusnya ada pihak membawa hewan yang diharamkan menurut ajaran Islam ke masjid,” ujar Adam, Senin 1 Juli 2019.
Kendati demikian, Adam mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat muslim tidak terprovokasi dengan insiden ini dan tetap menyikapinya dengan kepala dingin, serta menyerahkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.
“Sebagai umat muslim yang dikenal ramah, kita jangan terprovokasi. Serahkan saja kasus ini kepada Polisi,” tambah Adam.
Ia pun mendorong kepolisian untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan adil. “Kami, LIRA percaya dengan kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Kami harap Polisi bisa mengungkapnya sesegera mungkin,” imbuh Adam.
Kasus membawa anjing ke Masjid tersebut memang berbuntut panjang. Suami dari pelaku ikut diperiksa Polres Kabupaten Bogor. Dalam Sebuah foto, suami pelaku yang tampak mengenakan kaos warna biru dan celana warna cokelat tampak diperiksa Polisi. Sedangkan SM, mengenakan kemeja lengan pendek warna putih bercorak bunga turut hadir di kantor kepolisian.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, suami dari pelaku diperiksa Polisi pada Minggu (30/6) malam. Pemeriksaan dilakukan secara serentak bersama SM. Suami ikut mendampingi diperiksa,” katanya.
Adam juga menyatakan dukungan penuh kepada Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP AM Dicky dalam menyelidiki kasus tersebut.
“Saya mengutip ungkapan Kapolres Kabupaten Bogor sekaligus menegaskan dan mengimbau masyarakat agar tidak terpancing terhadap isu SARA dalam insiden tersebut. Sekali lagi, mari serahkan kasus ini kepada kepolisian. Bahkan, Polisi berjanji bersama MUI Bogor dan tokoh agama setempat dapat menyelesaikan masalah tersebut,” kata Adam.
Sebelumnya Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP AM Dicky mengatakan, SM tidak akan dipulangkan sementara karena masih menjalani pemeriksaan. Polisi pun melibatkan 4 orang pengurus masjid sebagai saksi.
“Pelaku SM kemudian dibawa ke Polres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Polres Bogor sudah mengumpulkan 4 orang saksi dari DKM dan jemaah masjid Al Munawaroh untuk diperiksa motifnya,” kata Dicky, Minggu.
Dicky menambahkan, insiden tersebut berawal saat SM datang ke masjid sambil membawa anjing dan memakai sepatu. Hal itu mendapat protes dari jemaah masjid, namun SM tidak mengindahkannya dan beralasan sedang mencari suaminya.
“Atas kejadian tersebut, SM diusir keluar masjid oleh jemaah SM dan tidak lama kemudian petugas polsek yang datang di TKP mengamankan pelaku,” ucap Dicky. [Wawan Kurniawan]

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook