GIAN: Jika Negara Ingin Kuat, Selamatkan Masyarakatnya dari Narkoba

Ketua Umum GIAN, Guntur Eko Widodo (paling kanan)

BOGOR, INDONEWS,- Masih dalam rangkaian Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019, Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIANsebagai organisasi pencegah narkoba terus berinovasi guna memerangi peredaran narkoba di negeri pertiwi.
Ketua Umum GIAN, Guntur Eko Widodo didampingi Sekretaris Jendral S. Retnaningsih Susilowati SE dan anggota GIAN menggelar event akbar, salah satu di dalamnya melaksanakan deklarasi Poltekkes Pelopor Agen Anti NAPZA, di Auditorium Utama IPB, Kamis 4 Juli 2019.
“Event ini kami laksanakan di tengah Ajang Aorta Poltekkes. Kami akan melakukan aksi orasi Tentang Bahaya Laten Narkoba, kemudian sosialisasi GIAN untuk mahasiswa Poltekkes sebagai Agen Anti NAPZA,” terang Eko, kepada Indonews di Bogor, Kamis.
Selanjutnya, agenda acara hari ini penyerahan SK dan Piagam kepada Kepala Prodi Poltekkes, DR. Atik Hodikoh, M.Kep.,Sp. Mat sebagai Ketua Satgas Poltekkes Pelopor Agen Anti Napza Gian dan diakhiri dengan membubuhkan tanda tangan pernyataan sikap Poltekkes menolak narkoba
GIAN Makin Kokoh
Seperti diketahui, dalam rangkaian Hari Anti Narkoba Internasional 26 Juni 2019, GIAN juga terus berkonsolidasi untuk memperkuat infrastruktur dan aktualisasi program kerja hingga ke akar rumput. Bahkan, komposisi sayap-saya GIAN semakin koko setelah beberapa waktu lalu, tepatnya Sabtu 22 Juni 2019, melantik tiga DPW DKI Jakarta, Sumatera Selatan dan Banten, serta melantik Ketua Srikandi GIAN Nasional.
Eko Widodo mengatakan, genap sudah 34 DPW provinsi dan 518 DPW kabupaten/kota terbentuk. Mereka akan bersinergi positif membangun kemitraan dengan berbagai komponen bangsa dan lembaga yang memiliki concern terhadap persoalan NAPZA. GIAN hadir mendukung penuh Inpres No 1/2019, yaitu gerakan masyarakat hidup sehat dengan cara cerdas menolak narkoba.
“Karena GIAN memang hadir untuk melengkapi yang sudah ada, sebagai penyeimbang dan kontrol sosial. Kemudian menjawab tantangan darurat narkoba dengan fungsi utama memutus mata rantai jaringan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan Masyarakat,” kata Eko, seperti diwartakan Indonews pada, Rabu (26/6/2019).
Eko pun berharap Srikandi GIAN, akan menjadi garda terdepan menutup pintu masuk penyalahgunaan NAPZA bagi generasi muda. Ketua Srikandi Gian Nasional adalah Lindsey Afsari Puteri.
“Selain karena jumlah perempuan lebih banyak dari laki laki, juga karena perempuan sebagai ibu bagi keluarga yang paling banyak menanggung beban dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.
Lindsey Afsari Puteri menyambut harapan tersebut dengan menegaskan kembali komitmen bahwa GIAN dan KIM akan bersinergi memerangi penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Bergabung dengan GIAN bulan lalu, ia dipercaya menjadi wakil ketua Deputi P2 DPP GIAN membidangi pemuda dan masyarakat.
“Nah, puji syukur saat ini saya mendapat tambahan amanat untuk memimpin gerakan perempuan secara nasional, dalam formasi Srikandi GIAN,” kata Lindsey yang dikenal sebagai aktivis sosial sekaligus politisi perempuan dan pengusaha ini.
Sementara itu, Ketua Deputi P2 DPP GIAN, Eka Jusuf Singka siap bersama-sama dengan seluruh komponen GIAN, termasuk Srikandi Nasional menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkoba.
“Jika negara ingin kuat, maka selamatkan masyarakatnya dari bahaya Narkoba. Oleh sebab itu, komitmen negara harus benar-benar serius dalam menanggulangi program pengendalian Napza di masyarakat,” ungkap Eka yang juga merupakan Kapuskes Haji Kementerian Kesehatan ini. [Wawan Kurniawan]

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook