Dana Disiapkan, Setiap Desa Akan Mendapat Jatah Rp1 Milyar

BOGOR, INDONEWS,– Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat tengah menyiapkan anggaran Rp417 milyar dalam APBD 2020. Dana tersebut di antaranya untuk pembangunan jalan desa.
“Ya kami sedang menyiapkan Rp417 miliar dalam APBD 2020, khusus untuk pembangunan jalan desa saja. Satu milyar rupiah untuk satu desa,” kata Bupati Bogor Hj. Ade Yasin, Rabu 10 Juli 2019.
Berkaitan dengan itu, Ade mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor untuk mengalokasikan dana tersebut.
“Anggaran itu hanya untuk betonisasi jalan di 417 se-Kabupaten Bogor, dengan asumsi setiap desa mendapat jatah Rp1 milyar, sehingga Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bisa digunakan untuk kebutuhan lain di desa,” katanya.
Ade pun meminta penyaluran dana tersebut kalau diawasi serius. Jangan sampai dijatah Rp1 milyar tapi cuma dipakai Rp500 juta.
“Pekerjaannya harus jelas dan transparan. Kades juga harus terbuka,” ujarnya.
Dia berharap, peningkatan infrastruktur jalan di desa bisa meningkatkan minat kunjungan wisatawan untuk mendukung brand Bogor The City of Sport and Tourism.
Dengan akses yang memadai, imbuhnya, kunjungan wisatawan akan meningkat dan berimbas pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.
“Kan lokasi wisata di Kabupaten Bogor ini banyak di pegunungunan. Aksesnya ya jalan desa. Tapi kondisinya masih jeblok. Harus diinisiasi pembangunannya. Ditingkatkan,” tambahnya.
“Ingat Rp1 milyar itu hanya untuk jalan desa saja. Sumber lain dari ADD dan DD masih akan tetap ada. Sekarang saya sedang dorong TAPD supaya mulai dialokasikan mulai 2020,” pungkasnya.
Ade mencontohkan, di Caringin potensi pariwisata dari wahana rafting (arung jeram) cukup tinggi, namun belum memiliki akses yang baik.
“Selain itu, pemerintah juga bertanggung jawab untuk keselamatan pengungjung rafting. Ada lebih dari 10 di Caringin ini. Nah, ini aksesnya perlu ditingkatkan,” tegasnya.
Menurut Ade, jika jumlah wisatawannya meningkat, pelaku UKM juga jadi sejahtera dan masyarakat ikut sejahtera juga. Tapi, karena sungai tidak terduga, setiap pengunjung harus diasuransikan. [Ano Haryono]

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook