Berusia ke-342, Kabupaten Cianjur Semakin Maju dan Agamis

CIANJUR, INDONEWS,– Genap berusia 342 tahun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat bisa dibilang tak lagi muda. Namun, usia bukan menjadi patokan sebuah daerah menjadi loyo, justru matangnya usia dijadikan cambuk dan motivasi untuk terus berbenah menuju arah yang lebih baik.

Lantas, kalimat ‘Semakin tua harus semakin muda’ pun saat ini menjadi andalan dan asa di Cianjur. Bukan soal usia, tapi cara bekerja. Karena muda identik dengan kreatifitas dan inovasi. Cianjur boleh jadi hanya daerah perlintasan, tapi punya segudang prestasi.

Anak-anak mudanya mampu mengukir sejarah, membawa nama Cianjur semakin mendunia. Mereka sudah mampu berselancar di era 4.0. Ada e-sport, hingga youtuber hits yang semakin membawa nama Cianjur mentereng.

Di usianya yang ke 342, seperti dikutip Radar Cianjur, kabupaten yang memiliki ikon ayam jago ini pun akan terus berbenah, dan mendorong kemajuan. Pemerintahan akan memperbaiki kinerjanya, IPM dan prestasi di berbagai bidang dan melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan SDM. Intinya di usianya ke 342, Kabupaten Cianjur harus lebih maju dan agamis, sehingga benar-benar JAGO, seperti slogannya.

Tak hanya itu, Cianjur juga melakukan inovasi pembangunan. Salah satu contohnya adalah Masjid Agung dan alun-alun Cianjur. Kini menjadi ikon baru wisata. Menjadi tempat bercengkrama dan wisata murah warga Cianjur dan sekitarnya. Berbagai aksi dan hiburan kerap dilaksanakan di kawasan itu.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, untuk meningkatkan dan mendongkrak prestasi serta IPM di berbagai bidang, Pemkab Cianjur akan melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan SDM sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Cianjur.

”Intinya di usianya yang ke 342, Kabupaten Cianjur harus lebih maju dan agamis,”katanya.

Menurutnya, Forum Komonikasi Pimpinan Daerah, dapat mejalin sinergitas hingga tercipta suasana yang kondusif. Dan untuk mempertahankan sinergitas yang baik, tentu dilakukan kordinasi yang lebih baik lagi.

”Yang penting chemisterinya, hatinya nyambung, kalau nyambung segala permasalahan dapat terselesaikan,” katanya.

Herman bersyukur karena selama ini, Forkopinda Kabupaten Cianjur menjadi yang paling kompak. ”Alhamdulilah Forkopinda Kabupaten Cianjur selama ini bagus dan kondusif,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Warsito mengatakan, dengan makna peringatan hari jadi Cianjur ke 342, masyarakat Cianjur dapat lebih berperan aktif dalam hal mewujudkan keamanan dan ketertiban di semua bidang.

”Jangan mudah terprovokasi atau turut menyebar berita hoaks di media social, dan jangan menyikapi dengan sensitif,” katanya.

Menurutnya, masyarakat harus bisa memilah dan menyaring berita karena saat ini banyak yang mengadu domba atau sebagainya di media social, sehingga situasi Kabupaten Cianjur yang sudah kondusif harus dapat dipertahankan bersama. ”Dalam hal ini Polri sebagai motornya, dan masyarakat melakukan dukungan penuh,” katanya.

Ia menuturkan, untuk mencapai hal itu, Polri sebagai motor harus dapat memberikan contoh. ”Polres juga Polsek selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan cara melaksakan patroli dialogis dan dengan mengedepankan Bhabinkabtibmas yang bisa mengajak masyarakat untuk berperan serta melalui siskamling,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur, Letkol Rendra Dwi Ardhani mengatakan, dengan bertambahnya usia, Kabupaten Cianjur semoga semakin maju, agamis dan harmonis.

”Saya Letkol Rendra Dwi Ardhani mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Cianjur ke 342,” katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat Kabupaten Cianjur bisa silih asuh dan silih asih dalam mewujudkan keharmonisan kehidupan masyarakat serta untuk mempererat kesatuan dan persatuan dalam rangka menjaga keamanan ketertiban sehingga masyarakat semakin maju, moderen dan sejahtra.

”Masyarakat harus tetap menjaga Kabupaten Cianjur ini menjadi aman damai dan harmonis,” ujarnya.

Dikatakan, selama ini sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur sudah berjalan dengan baik, tentunya dengan bertambahnya usia Kabupaten Cianjur Sinergitas Forkopimda semakin erat dan kompak.

”Roda pemerintahan baik, ekonomi, ideologi dan politik bisa berjalan seiring seirama untuk mewujudkan kesejahtraan masyarakat di Kabupaten Cianjur,” katanya.

Rendra menambahkan, khususnya untuk meningkatkan kesejahtraan dibidang pertanian, banyak program yang dilakukan TNI dan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Cianjur khususnya Dinas Pertanian, salahsatunya cetak sawah dan cetak kebun.

”Yang sedang berjalan untuk mengantisipasi kekeringan di tahun ini, kita sudah melaksakan langkah-langkah untuk antisipasi kekeringan terutama di daerah-daerah yang rawan kekeringan, seperti di Kecamatan Karangtengah dan Cidaun dengan melakukan pompanisasi,” pungkasnya. (Arif Lufti/Ist)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook