Banyak Pekerjaan Molor, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Bogor

BOGOR, INDONEWS,- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Bogor Raya menggeruduk kantor Wali Kota Bogor lantaran tak puas dengan kinerja pihak Pemkot Bogor, Rabu (17/7/2019).

“Mahasiswa BEM melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Balaikota Bogor sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah kepemimpinan Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim,” terang Koordinator BEM se-Bogor Raya, Muhammad Abdul Muktar kepada wartawan.

Dikatakan, mahasiswa menyoroti banyaknya pekerjaan yang belum mampu dituntaskan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim. Dalam aksinya itu, mahasiswa melakukan teaterikal dengan memasang spanduk bertuliskan “Kantor Ini Disegel Oleh Mahasiswa!!”.


Muktar mengatakan, jelang 100 hari kerja Bima-Dedie masih banyak pekerjaan dan program pemerintahan Kota Bogor yang molor atau belum mampu dituntaskan.

“Ini adalah bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja pemerintah, kami merasa pemerintah terlalu sibuk dengan citra sehingga lupa akan tugas dan fungsinya,” ujar Mukhtar.

Menurutnya, kesibukan Pemkot Bogor akan citranya itu membuat tanggung jawab kepada masyarakat banyak yang belum terselesaikan. Baik dari sisi ekonomi, transportasi, infrastruktur dan lainnya.

“Kita melihat di media sosial, media online atau koran bahwa Pemerintah Kota Bogor mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat ataupun provinsi, akan tetapi ketika kita melihat fakta di lapangan ternyata masih banyak masyarakat yang terlunta-lunta masuk rumah sakit. Itu sebetulnya hal yang lebih bersifat substansi dibanding kita eksis, berfoto dengan pejabat tinggi daerah, lalu kita mendapat apresiasi,” jelasnya. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook