Obati Kerinduan, 3.000 Pelari Bakal Adu Cepat di Bogor Half Marathon

Wali Kota Bogor, Bima Arya saat berswafoto bersama sejumlah pelajar. Foto Ist

BOGOR, INDONEWS,– Sedikitnya ada 3.000 pelari yang akan beradu cepat di ajang Bogor Half Marathon (BHM). Rencanyanya BHM akan digelar 25 Agustus 2019 mendatang di Kebun Raya Bogor.

Adapun kategori yang diperlombakan terdiri dari 5K waktu 2 jam, 10K waktu 2,5 jam dan jarak half marathon 21K selambatnya 4 jam dengan total hadiah mencapai Rp 70 juta.
Ketua Pelaksana acara, Abdul Wahab menerangkan, BHM lahir dari kerinduan para pelari di Kota Bogor untuk merasakan lari di kota sendiri. Atas dasar itu, beberapa pelari dan komunitas memutus untuk membuat BHM dengan tema “Run in Diversity”.

“Event baru pertama ini mendapat sambutan yang baik. Sudah ada 75 komunitas dan yang mendaftar sudah hampir mencapai 3.000 orang sampai hari ini,” ujarnya di Balaikota Bogor, Sabtu 20 Juli 2019.

Selain event tersebut, BHM diadakan untuk mendukung konsep eco friendly city yakni pengurangan pemakaian plastik yang digalakkan Kota Bogor dengan cara memakai bahan daur ulang sebagai komponen dari finisher tee.

“Ada 1.500 finisher tee. Kaos ini yang akan didapatkan para pelari apabila berhasil menyelamatkan 21 K dalam waktu sudah ditentukan. Kaos ini, 50 persen recycle dan 50 persen polyester,” terangnya.

Wahab menambahkan, bahwa event ini memperlombakan tingkat pelajar dari SD, SMP dan SMA di Kota Bogor dan beberapa dari Kabupeten Bogor dengan kategori lomba jarak 5K.

“Kategori ini untuk melatih dan melihat cikal bakal pelari andalan Kota Bogor. Mereka akan berlomba dengan sesama pelajar, tidak tergabung dengan kategori yang biasa,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat mendukung penyelenggaraan event tersebut. Apalagi, kata Bima, hampir 2.000 pelari atau 60 persen merupakan peserta yang berasal dari luar Kota Bogor sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita (Pemkot Bogor) support full. Jadi untuk PAD karena mereka akan menginap di Kota Bogor, untuk konsep sport tourism dan Kota Bogor menuju city of runner, event ini sangat berarti. Dan event ini juga akan diikuti banyak runner profesional Indonesia,” tukas Bima. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook