Kades DI, Mengapa ‘Alergi’ Wartawan

Foto: Ilustrasi. IST

Oleh: Wawan Kurniawan

Sikap DI, oknum kepala desa di wilayah Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal yang dianggap ‘alergi’ wartawan disesalkan.
Seperti diketahui, belakangan nama DI viral di sejumlah media karena sikapnya kepada wartawan. DI marah-marah dan membentak wartawan koran cetak dan online saat melakukan tugas kewartawananya di kantor balai desa setempat minggu lalu.

“DI” merupakan pejabat publik, meski dia terbilang baru menjabat kepala di salah satu desa di Kecamatan Kramat. Jika punya mental pejabat, mengapa kades DI alergi wartawan. Sebab, pejabat publik tentunya akan berhubungan dengan berbagai unsur termasuk jurnalis.

Dalam sebuah berita menyoal sikap DI, disebutkan bahwa ketika itu tiga wartawan di antaranya dua wartawan dari koran cetak dan online wartahukum.net dan seorang dari media online duasisi.com bertandang ke balai desa dimana DI bertugas untuk menanyakan siapa ketua kelompok tani yang menjadi penanggung jawab pembangunan drainase dari program P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi).

Lantas, DI marah saat ditanya wartahukum perihal pelaksanaan pembangunan saluran air (drainase) di desanya. “Saya yang mengerjakan, tidak usah tanya macam-macam, kalau mau mengawasi desa saya, silakan bapak tunggui saja setiap hari di setiap pelaksanaan kegiatan desa,” demikian DI membentak wartawan. Melihat gelagat suasana yang kurang baik, ketiga wartawan hanya menanggapi dengan senyuman.

Perlu diketahui bersama, desa yang dipimpin DI adalah salah satu desa di Kecamatan Kramat yang mendapat bantuan dari kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jateng, dalam program P3TGAI tahun anggaran 2019.

Menurut berita yang disajikan, dalam pelaksanaanya, jika dilihat dari segi pemakaian matrial yang digunakan diduga tidak sesuai spek, sebab batu yang dipakai menggunakan batu blonos, bukan batu pecah, adukan tidak memakai mesin molen sehingga dikhawatirkan hasilnya tidak akan tahan lama

Menindaklanjuti hal tersebut, rencananya wartawan wartahukum.net akan mengadukan ke pihak terkait, termasuk akan melaporkan ke kantor KIP (Keterbukaan Informasi Publik).

Berdasarkan Pasal 1 angka 1 Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers), pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis uraian yang tersedia.

Semoga dengan adanya kejadian ini pejabat publik lainnya bisa mengambil contoh agar kejadian serupa tidak dilakukan.

Penulis adalah wartawan Media Cetak dan Online Indonews

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook