Pesan Pengamat Kontruski Terkait Pembangunan Pedestarian di Suryakencana

BOGOR, INDONEWS,– Pengamat Kontruksi, Thoriq Nasution meminta dua hal untuk pembangunan lanjutan pedestarian di Suryakencana. Dua hal tersebut adalah mengenai estetika dan drainase atau saluran air.

Untuk estetikanya, Thoriq meminta agar Pemkot Bogor membuka buku bernetd. Dimana di buku tersebut ada beberapa contoh soal materialnya, seperti apa untuk umum, untuk tangga untuk dinding itu ada.
“Karena pembangunan pedestarian ini untuk keselamatan manusia, jangan sampai ada terjadi di pedestarian seputaran Kebon Raya,” katanya dikutip Pojokbogor.com, Rabu (23/07/2019).

Kemudian, lanjut Thoriq, untuk drainase juga diperbaiki jangan hanya mimikiran untuk keindahan saja. Seperti diketahui, pembangunan lanjutan pedestarian di Jalan Suryakencana akan dilakukan pada tahun ini dengan anggaran Rp 15 miliar.

Nantinya pembangunan lanjutan pedestarian Suryakencana akan dimulai dari Vihara Dhanagun hingga Gang Roda Jalan Suryakencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Sebelumnya sempat diberitakan di Pojokbogor.com, Wali Kota Bogor, Bima Arya akan memindahkan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Suryakencana Bogor ke dalam gang. Pedestrian Surken dibenahi dengan dana Rp14 miliar.

“Ada 7 koridor yang akan kita siapkan untuk PKL. Tujuannya menghidupkan, melakukan normalisasi dari akses-akses gang yang menghubungkan antara Suryakencana dan Jalan Roda,” kata Bima Arya, Selasa (02/07/2019) lalu.

Hal itu dilakukan dengan adanya pembangunan pedestarian yang akan dimulai pada tahun ini. Bima mengatakan nantinya gang akan digunakan oleh PKL akan berkonsep minimalis supaya masih bisa dilalui akses jalan.

“Jadi trotoar dari mulai gang Aut sampai Vihara, PKL ini kita harapkan masuk kesitu,” ucapnya.

Untuk anggaran, lanjut Bima, Pemerintah Kota Bogor menyiapkan sekitar Rp14 miliar. Anggaran tersebut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Jalan Suryakencana Kota Bogor. “Kini tinggal lelang dari ULP,” ucap Bima.

Masih di tempat yang sama, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada DPUPR Kota Bogor, Wawan Gunawan, menjelaskan nantinya penataan gang yang dipake oleh PKL akan diisi oleh ruang terbuka hijau (RTH) dengan luas 1 Meter. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook