Selain Munculkan Bibit Unggulan, Pencak Silat Harus Mendunia

BOGOR, INDONEWS,– Sebagai upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, khususnya cabang olah raga Pencak Silat, Forum Komunikasi Profesional Pencak Silat sukses menyelenggarakan pertandingan Pencak Silat profesional full body contact yang telah mendapatkan Sanction dari Professional Pencak Silat Facilitator (sebagai wadah internasional Professional Pencak Silat Championship, yaitu PPS Championship (Professional Pencak Silat Championship 2).

Acara semakin istimewa lantaran dihadiri Viktor S. Sirait sebagai tamu undangan dari Waskita Karya yang didampingi sahabat karibnya Jonny Sirait sebagai Wakil Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bogor sekaligus Pemimpin Redaksi Indonews.

Sementara itu, Direktur Pencak Silat sekaligus Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bogor, HR Bayu Syahjohan mengatakan, Pencak Silat merupakan sebuah warisan budaya Indonesia, yang dimiliki tiap suku dan budaya di kepulauan Indonesia.

“Pencak Silat merupakan salah satu alat pemersatu yang bisa masuk ke berbagai kalangan, dari beragam suku, budaya, agama, dan usia. Pencak Silat juga bisa digunakan sebagai sarana membangun nilai-nilai positif sebagai manusia dan bangsa (sportivitas, kejujuran, kerendahan hati, kebijaksanaan, keterbukaan dan lain-lain), yang kemudian bisa menjadi sarana pemersatu antar manusia Indonesia dalam sebuah kebanggaan berbangsa dan bernegara,” katanya, Minggu 28 Juli 2019.

Hebatnya lagi, ajang pencak silat profesional full body contact yang diselenggarakan PPS mendapat apresiasi Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin. Ia pun membuka event yang telah melahirkan banyak bibit atlet pencak silat.

“Kami sebagai unsur pemerintahan sangat mengapresiasi ajang ini. PPS selalu konsisten dalam menyelenggarakan kegiatan semacam ini, kami mengacuangi jempol. Selain itu, kami juga tahu bahwa ajang ini merupakan kelanjutan dari PPS Championship I yang telah dilaksanakan di Mangga 2 Square pada 26 Januari 2019 lalu,” terang Burhanudin.


Menanggapi pujian Sekda Kabupaten Bogor, Bayu Syahjohan menuturkan bahwa event yang diadakan di GOR Laga Satria Cibinong ini juga sebagai upaya mengharumkan nama Kabupaten Bogor serta menjaring atlet bakat di bidang seni Pencak Silat.

“Ajang ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang mencetak petarung (fighter) berbakat, dan menyediakan ajang ekspresi bagi masyarakat yang memiliki minat di bidang bela diri, baik sebagai peserta maupun pengamat. Kami juga berupaya agar pencak silat mendunia ,” ujarnya seraya menambahkan bahwa pihaknya di Kabupaten Bogor sudah memiliki sarana tempat olah raga.
“Pencak silat bukan hanya sekedar budaya, pencak silat lebih hebat dari beladiri yang lain. Pencak Silat harus mendunia,” pungkasnya. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook