Di Bogor, Marak Sekolah Minim Sarana Penunjang KBM

BOGOR, INDONEWS,– Karsa Bogor Cerdas menjadi salah satu tagline Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Ade Yasin.

Namun, upaya itu kontras dengan fakta di lapangan, di mana banyak sekolah masih minim sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

Seperti di SDN 04 Tegal, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, yang notabene tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor di Cibinong. Sekolah itu kekurangan kursi dan meja belajar, sehingga murid harus belajar di lantai.

Salah seorang guru SDN 04 Tegal, Yofa Gally mengatakan, kekurangan mebelair di SDN 04 Tegal sudah terjadi hampir dua tahun.

Padahal, pihak sekolah sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor namun belum realisasi.

“Kelas IV baru satu tahun ini kurang. Tahun kemarin ada tiga kelas yang kurang, namun diakali dengan memperbaiki sendiri bangku dan meja yang reot pakai paku,” katanya, Senin (29/7/2019).

Yofa menjelaskan, karena bantuan bangku dan meja tak kunjung terealisasi, akhirnya pihak sekolah, komite dan wali murid berencana akan menggelar rapat dalam waktu dekat ini.

“Sejauh ini bantuan itu pernah diberikan tahun 2012. Namun untuk saat ini belum ada lagi, sehingga meja yang ada sudah tidak bisa dipakai karena rusak,” jelasnya.

Masih kata dia, pergantian mebelair idealnya dilakukan setiap empat tahun dan sudah ada alokasi anggaran di Dinas Pendidikan, namun belum menyeluruh.

“Sementara, pihak sekolah bakal cari solusi supaya siswa tidak lagi belajar di lantai, karena sangat tidak nyaman dan tak efisien,” tambahnya. (R. Iyan M)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook