Kontroversi Proyek Jembatan Hollywod, DPMTSP dan Sat Pol PP Segera Bertindak

BOGOR, INDONEWS,– Terkait pembangunan jembatan oleh perumahan atau apartemen Hollywood Square di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat yang membuat warga setempat geram, Pejabat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kota Bogor Bidang Promosi dan Sosialisasi, Mohamad Zaelani angkat bicara.
“Jadi semuanya terkait perizinan itu harus dipenuhi, termasuk izin tetangga, apalagi IMB. Izin tetangga itu harus ada, di situ dituangkan pernyataan persetujuan tetangga,” kata Zaelani saat ditemui Indonews di ruang kerjanya, Senin 5 Agustus 2019.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan penghubung dua kelurahan, yakni Tanah Baru ke Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara itu tidak dilengkapi surat izin tetangga, tak pelak warga setempat pun dibuat geram.
Sementara Zaelani menegaskan, bahwa pembangunan jenis komersil ini harus dilengkapi mulai dari warga, desa dan kecamatan sebelum ke dinas perijinan.
“Terkait pembangunan jembatan tersebut, kami akan cek dulu apa izinnya sudah masuk ke DPMTS atau belum. Yang jelas, perizinan harus ada dari warga,” katanya.
Ia mengaku, jika melihat site plane pembangunan tersebut merupakan untuk jembatan. Namun untuk perizinan, pihaknya mengaku harus melakukan pengecekan.
“Kalau tidak ada izin dari RT, RW itu tidak bisa, harus ada. Nanti saya cek dulu ya berkas di sini,” ujarnya.
Pihaknya mengaku belum bisa memastikan apakah proyek tersebut illegal atau tidak karena harus mengecek pemberkasan terlebih dahulu.
“Prosedurnya memang harus ada IPPT atau izin penggunaan pemanfaatan tanah dan melibatkan 7 SKPD, termasuk dishub, dinas lingkungan hidup, dinas perumkim, dinas PUPR dan lain sebagainya. Jadi mereka harus membuat kajian untuk membuat perumahan itu,” katanya.
Zaelani mengatakan, untuk membuat IPPT dan lain sebagainya, pihaknya juga akan melihat kelengkapan persyaratan izin, khususnya izin dari warga.
“Yang namanya persyaratan harus dilengkapi, kalau tidak lengkap kan tidak bisa diproses,” pungkasnya.
Sementara itu, Satpol PP Kota Bogor melalui bagian Kabid Gaperda, Danny menambahkan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan atas pembangunan jembatan yang menuai kontroversi tersebut.
“Setelah dapat gambaran, alamat lokasi dan sebagainya kami akan mengecek ke lokasi. Kita akan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Kita juga minta aparat di bawah seperti kelurahan, di sini kasie trantibnya sudah sejauh mana berperan,” kata Danny.
Pihaknya juga akan segera mengumpulkan informasi dan meminta laporan tertulis sebagai dasar atas kasus tersebut.
“Jangan sampai ada pihak yang dirugikan, kita kembalikan kepada prosedurnya. Kalau memang menyalahi aturan proyeknya bisa dihentikan,” pungkas Danny. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook