Dibuka Jokowi, Bayu Syahjohan Minta DPC PDIP Kab Bogor Serap Ilmu Kongres di Bali


BOGOR, INDONEWS,–
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar kongres di Bali. Kongres kelima PDIP ini akan diselenggarakan di Hotel Inna Grand Bali Beach 8-11 Agustus 2019.

Berkaitan dengan itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bogor hari ini berangkat ke Bali.

Ketua DPC PDIP Kab Bogor HR Bayu Syahjohan mengatakan, keberangkatan DPC PDIP Kabupaten Bogor juga agar menyerap ilmu saat kongres di Bali untuk bisa diimplementasikan di Kabupaten Bogor.

“Kita harus segera membuat perubahan, agar partai ini semakin dicintai rakyat. Keberangkatan PDIP Kab. Bogor ke Bali bukan untuk rekreasi, namun mencari ilmu, harus mendapat manfaat demi perubahan. Sebab, Siapapun yang tidak mau mengalami perubahan, akan tergilas oleh perubahan itu sendiri,” ujar Bayu saat ditemui di Sekretariat DPC PDIP Kab Bogor di Cibinong, usai memberangkatan rombongan, Selasa 6 Agustus 2019.

H.R Bayu Syahjohan menyebutkan, DPC PDIP Kab Bogor memberangkatkan 1 bus, 3 minibus berisi 65 orang dan 5 minibus khusus Satgas dengan didampingi 4 unit kendaraan pribadi. Total yang diberangkatkan adalah 100 orang perwakilan 40 PAC yang ada di Kab. Bogor.

“Sebelumnya, sudah ada rombongan yang berangkat, yakni dari Rombongan 35 Satgas Nasional Cakra Buana (SNCB) tadi pagi sekitar pukul 3.00 WIB. Ini adalah bentuk loyalitas kita pada PDI Perjuangan,” ujarnya.

Bayu menambahkan, anggaran yang digunakan untuk pemberangkatan ke Bali merupakan hasil gotong royong pengurus DPC dan beberapa Fraksi. Hal ini, imbuhnya, seperti yang sudah ditanamkan oleh Bung Karno.

“Kami ingin membangun partai ini dengan akuntable dan transfaransi,” jelasnya.

Bahas Posisi Ketua Harian

Disinggung pembahasan kongres, Bayu menjelaskan bahwa PDIP menyatakan wacana jabatan ketua harian parpol tersebut akan dibahas dalam Kongres di Bali, 8-10 Agustus 2019.

Saat ini, kata Bayu, PDIP belum mengambil keputusan terkait wacana tersebut. “Oleh karena itu semua dibicarakan, dimusyawarahkan secara panjang lebar di Kongres,” tambahnya.

Bayu Syahjohan menuturkan, dirinya belum mendapat informasi adanya pembahasan kriteria untuk menjadi ketua harian PDIP. Sebab, ia menyampaikan hal itu akan dibahas di Kongres yang dihadiri unsur partai mulai dari DPC hingga DPP.

Dalam momen itu, katanya, PDIP akan mengambil keputusan yang menggambarkan aspirasi dari seluruh peserta.

“Nanti seluruh kader akan berdiskusi di Kongres. Nah momen ini harus dimanfaatkan oleh kader DPC PDIP Kab. Bogor untuk menggali ilmu dan menjadikan pengalaman. Mereka harus berani berbicara di sesi diskusi itu,” ungkapnya.

Menurutnya Kongres ke-V PDIP ini merupakan momen penting yang harus benar-benar dimanfaatkan.

“Iya, pertemuan tertinggi di internal partai banteng gemuk dalam lingkaran itu akan dihadiri dua ribu peserta yang terdiri dari kepala daerah, wakil kepala daerah, serta Fraksi PDIP se-Indonesia, ini momen yang luar biasa,” ucap Bayu.

Kongres ke-V PDIP ini, Bayu melanjutkan, rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 8 Agustus 2019. Yang menarik, katanya, kongres kali ini akan dirangkaikan dengan perayaan hari raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka setelah sholat Ied Idul Adha PDIP akan melakukan penyerahan hewan qurban di beberapa masjid di wilayah Denpasar.

“Menurut info yang saya terima kegiatan ini juga akan dihadiri sekitar 5.000-10.000 orang simapatisan PDIP pada saat acara hiburan. Mereka rencananya akan tiba di Bali tanggal 7 Agustus melalui jalur dara,” katanya.

Sementara itu, Bayu memastikan PDIP Bali dan seluruh kader di Indonesia menginginkan Megawati Soekarnoputri untuk kembali menahkodai partai yang seluruh kongresnya diselenggarakan di Bali itu.

“Pasti Ibu Mega lagi. PDIP Bali sudah sepakat untuk meminta dan memilih Ibu Mega kembali menahkodai partai ini,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kab. Bogor H. Bambang Gunawan berpesan kepada kadernya untuk menjaga kedisplinan, etika ketika menghadiri kongres.

“Kehadiran DPC PDIP Kab. Bogor bukan sebagai pribadi, tetapi sebagai kader, agar masyarakat melihat bahwa kader PDIP bisa menjaga nama baik partai,” pesannya.

Saat acara pelepasan ini, juga dilaksanakan rapat perdana antara DPC dengan PAC di Kabupaten Bogor. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook