Jangan Saling Lempar, Menteri ESDM dan Menteri BUMN Harus Bertanggung Jawab Atas Padamnya Listrik

Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait saat mendampingi Presiden Jokowi beberapa waktu lalu

JAKARTA, INDONEWS,– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soewarno diminta turut bertanggungjawab atas insiden padamnya listrik di wilayah Jawa-Bali pada Minggu 4 Agustus 2019 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait. Viktor berharap para menteri yang mengurus masalah listrik jangan saling lempar tanggungjawab.

Viktor angkat bicara lantaran menanggapi pernyataan Jonan yang menyebut bahwa masalah padamnya listrik bukan tanggungjawabnya dan meminta masyarakat menggugat PLN.

“Pernyataan Jonan itu tak bijaksana sebagai menteri yang juga mengurusi masalah kelistrikan di Indonesia. Seharusnya dia tak lepas tanggungjawab apalagi menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat untuk menggugat PLN. Jonan tak bisa melempar tanggungjawab dengan menyebut PLN itu tanggungjawab kementerian BUMN,” ujar Viktor, Selasa 6 Agustus 2019.

Menurut Viktor, Kementerian ESDM merupakan bagian dari pemerintah yang juga harus bertanggungjawab mengatasi persoalan yang ada, terutama masalah kelistrikan.

“Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, dan PLN harus punya sinergi yang baik agar persoalan ini tak terulang kembali. Kalau hanya berdiri sendiri-sendiri tanpa ada sinergi dan konektivitas, rasanya kurang tepat duduk di situ sebagai menteri,” ujarnya.

Di negara lain seperti di Taiwan dan Korea Selatan beberapa tahun lalu, imbuh Viktor, kejadian pemadaman listrik mendadak juga terjadi, dan menteri yang membidangi kelistrikan langsung mundur sebagai bentuk tanggungjawab.

“Di sini, bukannya mundur, malah saling lempar tanggungjawab. Padahal pengguna listrik, masyarakat sangat dirugikan, secara bisnis para pengusaha rugi triliunan akibat pemadaman ini selama dua hari,” katanya.

Berkaitan dengan ini, Viktor berharap Presiden Jokowi dalam menyusun kabinet ke depan melihat kembali track record calon menteri yang punya kemampuan di bidangnya dan juga harus memiliki sinergi satu sama lain, dan tidak lempar tanggungjawab.

Sebelumnya, terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan bahwa Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silakan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook