Revitalisasi Terminal Baranangsiang Setelah Pelantikan Presiden

BOGOR, INDONEWS,– Revitalisasi Terminal Baranangsiang akan dilakukan mulai akhir tahun 2019 atau setelah Presiden Jokowi dilantik untuk periode kedua.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono menuturkan, revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan pengoperasian Terminal tipe A Baranangsiang.

“Ke depan, Baranangsiang ini akan melayani simpul-simpul moda transportasi yang cukup banyak,” katanya.

“Kita perlu berdayakan terminal ini, kenapa demikian? Pertama ini terminal tipe A, kedua Baranangsiang ini di Kota Bogor tempat domisili bapak Presiden, ” tutur Bambang.

Menurut Bambang, Terminal Baranangsiang masa depan tidak hanya melayani transportasi bus. Namun juga menjadi stasiun akhir untuk LRT yang segera tersambung ke Bogor.

Selain itu, Terminal Baranangsiang juga akan membangun sistem transportasi massal perkotaan sejenis trem.

Transportasi tersebut merupakan hibah dari Belanda yang ditargetkan beroperasi di Kota Bogor 2020 mendatang.

“Peran Terminal Baranangsiang ini akan sangat penting, nanti akan dibangun terminal yang sifatnya mengintegrasikan beberapa moda transportasi, namanya TOD,” jelasnya.

“Kenapa diperlukan, ya untuk mempermudah perjalanan masyarakat Kota Bogor, karena saat ini kereta komuter juga sudah padat, jadi perlu tambahan moda lain,” ucap Bambang.

Revitalisasi Terminal Baranangsiang, lanjut Bambang, akan dilakukan berbarengan dengan pembangunan sistem transportasi massal perkotaan trem, dan LRT.

Bambang menjamin revitalisasi terminal tidak akan menganggu aspek ekonomi masyarakat karena kepentingan bisnis masyarakat akan sangat diperhatikan.

“Di sini ada kepentingan masyarakat yang melakukan bisnis, kita pasti akan perhatikan kepentingan mereka, jangan sampai terganggu, justru kami ingin mereka semakin maju,” ujarnya.

“Pokoknya semua jalan berbarengan. Begitu presiden dilantik kita langsung jalan,” ucap Bambang. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook