TPA Cipayung Overload, Kota Depok Buang Sampah ke Kabupaten Bogor

BOGOR, INDONEWS,– Tingginya produksi sampah warga Kota Depok, membuat TPA Cipayung yang jadi lokasi pembuangan sampah daerah tersebut overload.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersurat ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar diperbolehkan membuang sampah ke Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, Kabupaten Bogor.

Permintaan itu ternyata diizinkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Bara, Bambang Riyanto mengatakan, dalam waktu dekat ini Kota Depok memang sudah bisa membuang sampah ke TPPAS Lulut-Nambo.

”Sekarang kami sedang melalui tahapan-tahapan, kalau itu selesai dalam dua bulan kedepan ya bisa mulai membuang,” kata Bambang, Selasa (6/8/2019). Dia juga mengatakan, tahapan yang sedang dilakukan Pemprov Jawa Barat yakni diskresi kontrak dengan PT Jabar Bersih Lestari (JBL), selaku pengelola TPPAS Lulut-Nambo, revisi amdal, berkomunikasi dengan Pemkab Bogor hingga sosialisasi ke masyarakat sekitar.

”Kontrak kami dengan PT. JBL kan, penerimaan sampah bisa dilakukan setelah instalasi selesai (tahun 2020), makanya kami diskresi khusus untuk Kota Depok,” kata Bambang juga.

Terkait diskresi itu, lanjut Bambang, analisis dampak lingkungan (amdal) pun harus dilakukan perubahan.

”Revisi amdal ini karena ada beberapa tambahan kegiatan terkait persiapan pembuangan sampah Kota Depok, tidak merubah amdal keseluruhan,” paprnya juga.

Bambang melanjutkan, persiapan lainnya yang sedang dilakukan Pemprov Jawa Barat yakni mendorong Pemkab Bogor untuk segera menerbitkan Peraturan Bupati terkait uang Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) terhadap masyarakat sekitar.

Lebih jauh, Bambang mengatakan, instalasi TPPAS Lulut-Nambo akan selesai dikerjakan pada Februari 2020, kemudian dilanjut uji coba (commissioning) pada bulan Maret dan bulan Juni beroperasi penuh.

Namun, karena kebutuhan mendesak dan telah melalui berbagai pertimbangan, maka pengoperasian bisa lebih dulu untuk menerima sampah warga Kota Depok.

”Tapi hanya untuk Kota Depok dulu, karena mereka sudah bersurat ke gubernur untuk minta dibantu,” kata Bambang terkait permintaan percepatan pemanfaatan TPPAS Lulut-Nambo. (Ervin)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook