Sosok Pemersatu, Ini Pujian Ganjar Pranowo dan Maruarar Sirait pada Megawati

Ganjar Pranowo (kanan) dan Maruarar Sirait. (Foto: Ist)

DENPASAR, INDONEWS,– Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Hotel Grand Inna Bali Beach, selain menjadi ajang silaturahmi sejumlah tokoh nasional, juga sebagai pendingin suasana pasca-Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 kemarin.

Pasalnya, selain keluarga besar PDIP, kongres ini juga dihadiri tokoh nasional seperti Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Ini tentunya sebagai momen pendingin pasca-pemilu, di mana Prabowo merupakan kontestan pada Pilpres 2019.

Saat itu, karena pada Pilpres 2019, PDIP sebagai partainya Jokowi dan Gerindra dinahkodai Prabowo sempat tegang, memanas, karena menjadi lawan masing-masing dalam memperebutkan kursi presiden. Namun kini, melalui Kongres suasana itu telah pecah, berubah menjadi dingin dan penuh kekeluargaan.

Sementara menurut Ganjar Pranowo, Kongres V PDIP yang mengusung tema Mewujudkan PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor menunjukkan suatu kongres yang penuh dengan kebahagiaan.

“Kongres ini merayakan kebahagiaan dan kemenangan. PDI Perjuangan menang, Jokowi juga menang,” kata Ganjar, sela-sela Kongres Kamis (8/8).

Lantas, Ganjar mengungkap apa yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, bahwa kongres dilaksanakan juga dalam rangka mempersiapkan Pilkada Serentak 2020. Dengan demikian secara teknis dan strategis, kongres ini sudah sangat diperhitungkan dari berbagai sisi.

“Karena itu, rasa-rasanya selama proses kemenangan dan kebahagiaan dan persiapan itu nyaris tidak ada lagi isu-isu politik, kepemimpinan atau suksesi di internal,” ungkap Ganjar sepeeti diwartakan tribunnews.com.

Menurut Ganjar, Mega masih merupakan perekat dan mempunyai kredibilitas kepemimpinan yang bukan hanya diakui oleh kader tapi juga diakui oleh pimpinan partai lain.

“Mega benar-benar merupakan sosok pemersatu dengan kredibilitas dan leadership-nya,” kata Ganjar.

Berita Terkait: Jokowi: Indonesia Butuh Generasi Pancasilais dan Toleran

Saat itu, Ganjar tengah berbincang dengan Maruarar Sirait yang juga kader PDIP. Maruarar menambahkan, Megawati membangun tradisi politik yang bermartabat. Misalnya, jelas dengan mengatakan dalam sambutan yang ditujukan kepada Prabowo yang hadir dalam pembukaan.

Tak selamanya harus berkompetisi terus. Tapi ada juga waktunya bersatu. Megawati, sambung Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) ini, merupakan sosok politisi negarawan yang tahu kepan berkompetisi dan kapan waktunya bersatu membangun bangsa dan negara.

Megawati juga sudah meletakkan dan membangun pondasi politik secara sportif. “Maka kita lihat Prabowo pun menunjukkan rasa hormat sama Ibu Mega,” kata Maruarar. (Red)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook