Pilkades Serentak Kab. Bogor Digelar 3 November, Ini Persyaratan untuk Calon Kades

Kasi Aparatur Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, M. Jamaludin.

BOGOR,INDONEWS,– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak gelombang ketiga tahun 2019 di Kabupaten Bogor rencananya akan dilaksanakan pada hari Minggu 3 November 2019.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Aparatur Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, M. Jamaludin, saat ditemui Indonews di ruang kerjanya, Senin 12 Agustus 2019.

“Sebanyak 273 desa dari 39 kecamatan akan menggelar Pilkades pada 3 November mendatang sesuai dengan penetapan bupati, bahwa bupati itu dapat menetapkan kapan pilkades akan dilaksanakan,” katanya.

Diterangkan, pihaknya hanya sebatas memfasilitasi persiapan pelaksanaan pilkades serentak di gelombang ketiga tahun 2019 ini.

“Adapun tahapan-tahapan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor salah satunya membentuk panitia tingkat kabupaten, yang notabene ketuanya adalah Sekda Kab. Bogor, wakil ketua oleh Kepala Dinas DPMD, termasuk anggota di dalamnya adalah kapolres, kodim, SKPD-SKPD terkait seperti inspektorat, disdukcapil, diskominfo dan SKPD lainnya,” terang Jamaludin.

Kemudian, imbuhnya, ada lagi panitia di tingkat kecamatan yang diketuai camat dan wakil ketuanya ialah kapolsek, koramil dan seterusnya.

Persyaratan Mengacu pada UU Desa

Disinggung soal persyaratan bagi calon kepala desa, M. Jamaludin mengungkapkan bahwa persyaratan tersebut mengacu pada undang-undang desa. “Calon kades paling rendah berpendidikan SLTP sederajat. Kalau usia ya bebas,” tuturnya.

Sementara terkait pendaftaran calon, apabila lebih dari lima calon, maka akan diterapksan seleksi tambahan sesuai dengan Permendagri.

“Kalau kurang dari lima tidak ada seleksi. Seleksi tambahan berlaku apabila ada lebih dari 5 pendaftar calon kepala desa. Seleksi tersebut yaitu terdiri dari penilaian pengalaman organisasi pemerintahan dan lembaga pemasyarakat. Kemudian ada seleksi tertulis. Nah dua indikator ini akan dipadukan kumulatif, siapa nilai tertinggi peringkat 1 sampai 5 nanti dia yang akan dianggap lolos,” jelasnya.

Dikatakan, tidak ada biaya pendaftaran bagi calon kepala desa karena pemerintah menyalurkan bantuan Pilkades dari APBD Kabupaten Bogor melalui rekening desa, masuk APBDes.

“Satu desa tentu anggarannya berbeda, tergantung jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT. Per DPT atau per hak pilih yakni sebesar Rp15.000. Dan jika terjadi kekurangan, dapat dialokasikan dari APBDes,” terang Jalamudin.

Lebih jauh, ia menjelaskan, untuk bantuan pengamanan pilkades nanti, ada bantuan hibah dari pemda, yang diberikan kepada kapolres dan kodim melalui MoU bantuan hibah pengamanan.

Partisipasi Masyarakat Lebih Tinggi

Menurut dia, partisipasi masyarakat pada gelaran pilkades ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemilihan presiden, pemilhan legislative. Sebab masyarakat lebih tahu langsung figur dari calon itu sendiri.

“Antusias masyarakat berbeda dengan pilpres atau pilkada. Namun kami harap partisipasi masyarakat di pemilihan umum terus meningkat, semua berimbang,” imbuhnya.

Menyoal sistem pilkades, tambah dia, sekarang tidak lagi menganut kehadiran hak pilih kuorum 2 per 3. Jamaludian mencontohkan, jika jumlah hak pilih sebanyak 10.000, ketika panitia sudah menetapkan pemungutan suara jam 7.30 sampai jam 1 siang, maka yang sudah hadir dan mencobloslah yang dihitung.

“Jadi nanti unggul satu suara saja bisa menang. Kendadi begitu, jika ada keteralambatan dari masyarakat, misalnya karena ngatri, atau hal yang dianggap masih bisa dimaklumi, ya nanti panitia ngobrol saja dengan para calon,” ujar dia.

Pihaknya mengaku akan memberikan pembekalan kepada panitia tingkat desa untuk mencegah terjadinya money politic.

“Jadi nanti BPD yang mengawasi dengan kecamatan. Panitia tingkat kabupaten nanti akan membelaki panitia tingkat desa, bagaimana mencegah praktik money politic. Jangan ada lagi praktik kotor seperti itu,” pungkasnya. (Wan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook