Pasar Kaget Tradisi Cibugel Saat 17 Agustusan

SUMEDANGKAB,INDONEWS — Sebanyak 100 lebih kios lapak pedagang memenuhi jalan utama di Kecamatan Cibugel. Kios dengan ukuran 2×3 meter itu dibangun di pinggir jalan mulai radius 100 meter dari Kantor Kecamatan Cibugel hingga seputar Mesjid Cibugel.

Menurut Pjs Kades Cibugel, Anggon Rahmat, kios-kios tersebut bagian dari tradisi pasar dadakan yang sudah biasa diadakan menjelang HUT RI 17 Agustus nanti. “Setiap menjelang 17 Agustus, setiap tahunnya selalu ada pasar dadakan di jalan utama Cibugel sampai areal kantor kecamatan. Ini tradisi,” ujar Anggon, Kamis (15/8/2019).

Dikatakan, pasar dadakan diinisiasi karang taruna setempat. Karang taruna kata dia, menyiapkan kios-kios tersebut kemudian disewakan kepada para pedagang. Tak tamggung pedangan yang menyewa kios ada yang dari Bandung. “Hingga kini udah ada 100an kios yang sudah disewa,” katanya lagi.

Meski tidak mematok harga sewa kios, kata dia, karang taruna sebagai penyedia mendapatkan pemasukan. Tradisi kios dadakan jelang HUT RI sudah bertahun-tahun diadakan. Tak hanya mencari untung semata, sebab pasar dadakan memang dibutuhkan oleh warga di Kecamatan Cibugel. Dari mulai warga Desa Buanamekar, Jayamandiri bahkan Desa Tamansari dan Cipasang antusias berbelanja di pasar dadakan tersebut.

Mereka berbondong-bondong berbelanja karena pada bulan Agustus ini adalah pascamusim panen jagung atau singkong. “Selain memeriahkan jelang HUT RI memang pasar dadakan permintaan dari warga berbagai desa agar bisa mudah belanja. Maklum habis panen palawija warga kan punya uang,” katanya.

Selain jadi ajang belanja warga, pasar dadakan juga ikut menggairahkan suasana jelang HUT RI di Cibugel. “Kami juga malah mendapatkan penghasilan dari pasar dadakan tersebut,” katanya.
(Nanay Hidayat/hms)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook