Yayasan Al-Hidayah Tahan Ijazah, KIP Diembat?

Surat audensi yang dilayangkan LSM GMBI kepada Yayasan Al-Hidayah, Cibinong

BOGOR, INDONEWS,– Nasib memprihatinkan dialami AD, salah seorang siswa MTs Yayasan Al-Hidayah Kabupaten Bogor. Setelah susah payah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut, ia tak bisa mendapatkan ijazah seperti anak-anak lain, sebab ijazahnya ditahan pihak sekolah.

Sebelumnya, setelah lulus di jenjang SMP, AD melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di di Yayasan tersebut juga hingga kelas 11. Pada tahun ini, ia dikeluarkan dari sekolah tanpa ada surat keterangan resmi juga tanpa alasan jelas mengapa dia dikeluarkan. Tak pelak, persoalan ini pun menjadi sorotan.

“AD mulai sekolah tahun 2015 hingga tahun 2017 di MTs Al-Hidayah. Pada tahun 2015, bantuan pemerintah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) cair. Tetapi pada tahun 2016/2017, KIP milik AD tidak dicairkan. Ini banyak kejanggalan yang harus diluruskan,” ungkap Edward Sibarani, salah seorang anggota LSM GMBI Cibinong, Kab. Bogor, Senin (19/8/2019).

Dikatakan Edward, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI, Cibinong, turut menyoroti persoalan ini karena pihak sekolah kurang bijak dengan mengeluarkan si siswa.

GMBI juga sudah melayangkan surat audensi dengan Yayasan Al-Hidayah Cibonong untuk membahas terkait pencairan KIP siswa, termasuk alasan dikeluarkannya sang siswa dan penahahanan ijazah.

“Mengeluarkan siswa itu harus jelas, jangan tanpa alasan, maka dari itu kami mengajukan audensi. Kami cukup prihatin dengan adanya penahanan ijazah ini, seolah mereka menjegal masa depan anak,”

Namun ironis, selain Yayasan Al-Hidayah menahan ijazah, kucuran bantuan melalui KIP milik siswa pun disinyalir diembat.

Berdasarkan data di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, pada tahun 2016/2017 KIP milik AD cair.

“Tahun 2016-2017 di data kami KIP anak tersebut cair. Setahun Rp.750.000, per semester berarti dibagi dua. Otomatis ini sudah masuk ke rekening,” kata Miftachul Huda, staf Kemenag Kab. Bogor sat ditemui Indonews, Senin (19/8/2019). Lantas, kemana larinya dana KIP siswa tersebut? (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook