Amburadulnya Managemen Kepegawaian di M-One Hotel

BOGOR, INDONEWS,– M-One Hotel dan Restoran Bogor yang terletak di Jalan Raya Jakarta KM 49,5 Cimandala, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat merupakan hotel cukup ternama. Namun, soal managemen kepegawaian, M-One dianggap tidak becus, dan menganehkan.

Hal itu dialami, Winarsih, salah satu karyawan yang dipecat secara sepihak dan tanpa ada keterangan resmi. Menurut HRD M-One bernama Agus, Winarsih bukan merupakan karyawan dan disebut mitra kerja. Namun anehnya, Winarsih harus mengisi absen digital (fingerprint) layaknya karyawan.

Sementara Humas M-One, Agus mengatakan bahwa Winarsih tidak diblacklist dari M-One dan bahkan bisa bekerja seolah “di belakang layar” dan tak usah mengisi absen.

“Kemarin itu managemen mangaku ada kekecewaan terhadap kebijakan Mamih (sapaan karib Winarsih). Nah sekarang Mamih kalau kerja gak terlalu eksis lah ya, datang ya datang bekerja memanage anak-anak, gak usah isi absen, silahkan diatur saja,” cetusnya, Kamis (22/8/2019).

Terkait dugaan pemecatan sepihak terhadap salah satu mantan karyawan M-One Hotel dan Restoran Bogor yang berdomisili di Jalan Raya Jakarta KM 49,5 Cimandala, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Disnaker siap memediasi dan bahkan melakukan pemanggilan kepada pihak M-One hotel.

Sebelumnya diberitakan, Winarsih ingin mengetahui musabab dirinya diberhentikan dari perusahaan tersebut. Ia sendiri diketahui sudah 3 tahun mengabdi di M-One Hotel. Ia pun mengaku cukup berat dengan pemberhentiannya itu, lantaran dilakukan secara sepihak dan tidak diberi kesempatan melakukan pembelaan.

“Saya selalu berusaha bekerja dengan sebaik mungkin, sesuai dengan prosedur dan lain sebagainya. Adapun jika dinilai saya melakukan salah, saya memohon untuk diberi waktu agar saya bisa melakukan pembelaan diri,” ungkap dia.

Menyikapi hal itu, Bidang Hubungan Industri Syarat Kerja (Hi Syaker) Disnaker Kabupaten Bogor, Bejo Suryono mengungkapkan, jika merasa dipecat sepihak dan mau berselisih, Winarsih diminta segera membuat laporan ke disnaker agar perkara tersebut ditindaklanjuti.

“Kami mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menekan angka pengangguran. Jadi untuk permasalahan pemecatan karyawan M-One Hotel ini, kita lihat konteksnya, kita mediasi dan dorong agar karyawan ini bisa bekerja kembali,” ujar Bejo saat ditemui Indonews, Kamis 15 Agustus 2019.

Bejo menambahkan, setelah melihat inti persoalannya, kemudian karyawan tersebut tidak diterima perusahaan maka harus dipenuhi hak-haknya sebagai karyawan, seperti pesangon dan lain sebagainnya.

Mendapat respon dari pihak Disnaker, Winarsih mengaku akan segera melakukan pengaduan kepada Disnaker Kabupaten Bogor untuk menuntut keadilan.

“Saya akan siapkan persyaratan untuk pengaduannya. Saya ingin keadilan. Saya bekerja seperti staf, harus isi absen dan lainnya, tapi kok disebut mitra kerja. Kemudian pihak M-One juga tidak memberi pesangon dan bahkan surat pemecatan. Semoga hal ini bisa ditindaklanjuti disnaker,” pungkas Winarsih. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook