Menjamur KIA Siluman, Copot Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor!

KIA diduga siluman yang ditemukan di Disdukcapil Kabupaten Bogor

BOGOR, INDONEWS,– Terkait ditemukan Kartu Identitas Anak (KIA) dengan jumlah cukup banyak yang tak jelas penerbitannya, sehingga KIA tersebut pun diduga KIA siluman, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, cuek.

Beberapa kali berusaha ditemui hingga dikonformasi tertulis, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor tetap tutup mata dan telinga dan enggan dikonformasi, seolah ingin menutupi kebobrokan yang ada di Disdukcapil Kab. Bogor.

Hal tersebut tentunya disayangkan, mengingat masyarakat banyak yang menanti jawaban Kadidukcapil ihwal isu adanya calo dan KIA siluman di Disdukcapil Kabupaten Bogor.

“Kami ingin tahu, apa yang akan dilakukan Kadisdukcapil untuk membenahi internal Disdukcapil dalam meningkatkan mutu pelayanan agar optimal. Kemudian bagimana tanggapan soal KIA Siluman yang telah diberitakan, lalu Kasie Disdukcapil Bu Endah terkesan cuci tangan dan menyalahkn adanya calo. Dari pemahaman kami, calo tidak akan ada kalau tidak ada peran dari dalam dalam hal ini pegawai disduk,” ucap Ervin, salah seorang warga Kabupaten Bogor saat ditemui di kantor Disdukcapil Kab. Bogor, Kamis (28/9/2019).

Badru sebagai ajudan Kadisdukcapil Kabupaten Bogor saat ditemui Indonews, Kamis (29/8/2019) juga enggan berkomentar ketika dikonformasi. Ia kemudian meminta bertemu di loket. Namun ketika wartawan sudah berada di loket, Badru tak juga menunjukan batang hidungnya.

Sementara pegawai sekaligus utusan Kepala Disdukcapil Kab. Bogor, Yuli menyatakan hal aneh, karena jika wartawan ingin melakukan konfirmasi harus melalui lembaga dinas kependudukan. Namun, tak jelas keberadaan lembaga tersebut. “Jadi konfirmasi yang sudah dihsare ke kepala dinas mungkin nanti akan dijawab secara kelembagaan,” ungkapnya.

Berbelitnya sistem pelayanan di Disdukcapil Bogor pun dianggap menggambarkan banyaknya kejanggalan di sana.

“Mengapa Sekdis kabur setelah janjian bertemu di loket. Mengapa kadis tidak mau menemui wartawan. Ini merupakan kejanggalan dan mereka tidak transfaran, segala sesuatu ditutupi. Saya juga sebagai masyarakat tahu dan mengalami bahwa di Disdukcapil Kabupaten Bogor banyak calo. Nah dengan adanya wartawan yang berani melakukan konfirmasi, semoga Disdukcapil Bogor ini mau berbenah,” jelas Ervin yang sedari tadi menunggu hasil konfirmasi wartawan, karena mengaku penasaran.

Ervin meminta wartawan menembusakan persoalan ini kepada Bupati Bogor Hj. Ade Yasin agar ditindakalnjuti.

“Harus lapor ke atasan dalam hal ini bupati. Pejabat publik jangan tertutup, harus siap melayani siapapun termasuk wartawan. Kalau memang tidak becus menjabat ya mundur saja. Semoga kalau dilaporkan ke bupati, Disdukcapil Kabupaten Bogor disidak, jika terbukti ada pelanggaran kami harap kepala dinasnya dicopot,” pungkas Ervin. (Bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook