GAS Harus Berkontribusi bagi Masyarakat dan Pemerintah

Tamu undangan pada pengukuhan dan pelantikan pengukusan GAS, Sabtu (31/8/2019)

BOGOR, INDONEWS,– Sebuah organisasi yang mengatasnamakan Grup Anjang Sono atau GAS telah resmi dikukuhkan. Pengukuhan kelompok masyarakat tersebut dilangsungkan di Taman Pajajaran Sports Club, Kolam Renang Perumahan Taman Pajajaran, Tahap 3 Blok C3 No. 1 Bantar Kemang, Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 31 Agustus 2019 tadi.

Kehadiran GAS sendiri membawa asa bagi pemerintah, khususnya masyarakat dalam memperjuangkan haknya serta bisa bersinambung bersama pemerintah untuk mengawal serta berperan dalam pembangunan.

Setidaknya pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Ajrin. Vitalnya keberadaan GAS membuat Ajrin berharap agar agar para anggota mempelajari tugas pokok dan fungsi organisasi yang didalamnya terdapat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART).

Tak tanggung, Ajrin meyakini bahwa pengukuhan GAS merupakan langkah awal yang menandai keselarasan terhadap program kerja pemerintah, khususnya dinas sosial.

“Kelembagaan harus lapor kepada dinas sosial. Saat ini ada sekira 84 organisasi sosial yang sudah masuk. Biasanya nanti ada bantuan dari kemensos,” kata dia.

Pernyataan Ajrin menggambarkan bahwa organisasi yang telah mengantongi legalitas resmi bisa mendapat perhatian dari pemerintah, semisal bantuan. Lantas, peranan aktif menjadi ‘upah’ dari organisasi atas bantuan yang diberikan.

“Anggaran dari pusat cukup besar, mencapai Rp 95 milyar untuk aneka kegiatan sosial yang bermanfaat banyak bagi umum. Nah, nanti GAS mau mengambil peran di mana,” ujarnya.

Di akhir sambutannya pada pengukuhan GAS, Ajrin menegaskan bahwa organisasi GAS ini diharapkan dapat membantu program sosial, khususnya yang ada di Kota Bogor.

Pada kesempatan sama, Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan para pengurus GAS periode 2019-2022 yang telah dilantik dan dikukuhkan.

“Semoga GAS kontribusi sehingga benar-benar bisa dirasakan masyarakat dan menjadikan Kota Bogor menjadi lebih baik lagi. Saya yakin GAS memiliki rasa kepedulian terhadap ingkungan Kota Bogor, salah satunya dalam memperhatikan orang terdekat,” ujar Dedie.

Dedie juga menyinggug bantuan pemerintah yang dikucurkan kepada setiap organisasi, termasuk GAS harus menyentuh masyarakat membutuhkan dan jangan sampai tidak tepat sasaran. “Maka keberadaan GAS ini diharapkan bisa membantu mengimplementasikan dan merealisasikan program pemerintah,” tutur Dedie seraya menambahkan, bahwa pengurus baru berkesempatan untuk mengawal dan membantu program pemerintah supaya berjalan dengan baik dan tepat sasaran.


Sementara itu, Ketua GAS, A. Suryana dalam sambutannya mengisahkan sejarah berdirinya organisasi tersebut. “Atas kerinduan silahturohim, Grup Anjang Sono atau disingkat GAS terbentuk dengan satu ikatan persaudaraan dan kebersamaan. Awalnya kami bersilahturohim di media sosial. Mulai grup Facebook lalu grup WhatsApp. Lalu pada April 2016 silam kami membentuk struktural dan mulai aktif melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah, pengajian dan lainnya,” ungkap Suryana.

Lantaran memberikan sebuah sinyal positif, kegiatan sosial tersebut menjadi intens dilaksanakan GAS. “Kini GAS sudah menjelma menjadi organisasi besar. Kami pun akan berupaya memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah, termasuk mengawal pembangunan,” pungkasnya.

Pujian terhadap GAS juga diberikan Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) melalui Kepala Bidang Kesenian, Uju. Dia mengatakan, semangat dari anggota GAS diyakini bisa memberikan kontribusi pada masyarakat hingga pemerintah, termasuk pada dinas pariwisata.

“Banyak sekali kreatifitas dari masyarakat Kota Bogor, salah satunya bisa melahirkan GAS. Dengan begitu diharapkan GAS bisa bersinergi dengan Disparbud. Kami pun siap mendukung dan membantu apapun program GAS. Silahkan datang ke Disparbud,” tandas Uju. (Bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook