Sriwidaati: Pawai Obor Memupuk Kerukunan

BOGOR, INDONEWS,– Umat Islam akan merayakan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah atau 1 Muharram yang jatuh pada Minggu (1/9/2019) besok.

Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hal tersebut menjadikan sebuah penamaan kalender Islam.

Sebelum zaman Nabi Muhammad SAW, masyarakat Arab tidak menggunakan sistem kalender tahunan untuk memperingati suatu peristiwa. Mereka hanya menggunakan sistem hari dan bulan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahir pada tahun Gajah, masyarakat Arab tidak menggunakan angka dalam menentukan tahun.

Dalam rangka menyambut tahun baru Islam tersebut, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, tepatnya di RT 05, RW 02 menggelar pawai obor, Sabtu (31/8/2019) petang. Pawai obor sendiri terasa meriah karena peserta dilepas langsung Kepala Desa Sukamakmur Sriwidaati.

“Alhamdulillah malam ini terasa seperti malam yang penuh berkah, malam dimana kita sama-sama merayakan bergantinya tahun, sekarang kita memasuki 1 Muharram 1441 Hijriah, kita semua bersyukur pada malam hari ini bisa kembali menyelenggarakan perayaan pergantian tahun Hijriah,” ungkap Sri.

Ia menjelaskan, tujuan pawai obor di antaranya untuk menjalin dan mempererat silaturahmi, memupuk kerukunan, serta mempertebal keimanan dan mencinati Islam.

“Peserta pawai obor ini mayoritas anak-anak, sehingga sangat penting kita memupuk anak-anak dengan kegiatan Islami seperti ini,” tuturnya.

Sri berharap, perayaan dalam memperingati tahun baru Islam dapat melebihi perayaan tahun baru nasional, di antaranya dengan diisi shalwatan dan kegiatan Islami lainnya.

“Alhamdulillah setiap tahun kami selalu menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin,” pungkasnya. (Rahmat)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook