Alokasi Dana Rutilahu di Cipeucang Janggal

BOGOR, INDONEWS,– Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menyalurkan dana bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Salah satu tujuannya yakni untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Namun sayang, penyaluran bantuan Rutilahu di Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diwarnai kejanggalan. Salah satunya, belanja material tanpa dilengkapi kwitansi atau bon.

Pembelian material dilakukan oleh pelaksana. Bahkan ada salah seorang ketua RT yang diduga bukan pelaksana lapangan namun menyerahkan material tanpa diberi kwitansi kepada penerima rutilahu, sehigga mereka bingung, berapa sebenarnya dana yang sudah diterima dan belum diterima sesuai dengan anggaran seharusnya diterima.

“Warga desa penerima bantuan rutilahu tidak mendapatkan faktur pembelian barang (material) malah yang nangani Ketua RT 01/01, yaitu Nining,” kata salah seorang warga, Rabu (4/9/2019).

Sementara itu, Kaur Kesra Desa Cipeucang, Nardi menyampaikn bahwa yang melaksanakan pada bantuan rutilahu ialah LPM dan RT yang mengetahui faktanya.

RT juga yang membeli dan menyalurkan mterial rutilahu. Tetapi tanpa memberikan faktur, sehingga membingungkan warga.

“Sumber dana bantuan rutilahu ini dari APBD Pemkab Bogor, quotanya 12 unit dengan nilai masing-masing Rp10 juta. Sementara PSPS mandiri bantuan rutilahu PUPR 20 unit dengan nilai Rp17.500.000,” ucap Nardi.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih bingung, apakah material yang dibelanjakan sesuai dengan spek, atau justru ada unsur pemanfaatan untuk kepentingan pribadi.

“Seharusnya belanja material itu dibuat secara transparan. Ini kan bukan sedikit, uang puluhan juta. Tapi kenapa belanjanya tanda disertai kwitansi. Sehingga kami menduha penyaluran bantuan Rutilahu di Desa Cipeucang janggal,” pungkas salah satu warga . (Bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook