Pengawasan Lemah, Bangunan Tanpa Izin Berdiri

BOGOR, INDONEWS,– Diduga akibat lemahnya pengawasan, gedung tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) berdiri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahkan, bangunan yang diketahui Lotte Mart tersebut kini disegel pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.

Ironisnya, pihak Lotte Mart terkesan tak mengindahkan peraturan yang ada sehingga berani membuat kontruksi bangunan meski belum mengantongi atau masih proses membuat IMB.

“Kami sudah segel bangunan kontruksi Lotte Mart karena belum mengantongi IMB. Saat ini, mereka sedang mengurusi set plannya, mungkin ada sedikit kendala karena ada izin yang diurus di provinsi,” terang Kasatpol PP Agus Ridho beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, jika untuk pemerataan tanah tidak menjadi masalah, namun ketika sudah membuat bangunan yang tanpa mengantongi akan ditindak tegas.

Sementara kontraktor Lotte Mart, Daniel mengatakan bahwa IMB sedang diproses. “Ya sedang diproses untuk IMB nya.Jadi kerjanya harus yang softy,” ungkap Daniel, Rabu (04/09).

Ditanya mengenai mendirikan bangunan tanpa IMB, Daniel mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak masalah.

Akibat kejadian ini, pihak pemerintah diminta lebih proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap pendirian bangunan.

Ditolak Masyarakat

Pembangunan Supermarket tersebut dibangun diatas kawasan pemukiman penduduk oleh pengembang. Sepertinya pemerintah Kabupaten Bogor mengijinkan pembangunan supermarket tersebut berjalan meski tanpa mengantongi izin.

Pembangunan bangunan tersebut juga diduga dilakukan tanpa izin lingkungan. Seharusnya proses pembangunan harus dilengkapi izin lokasi dan lingkungan terlebih dahulu dan pembangunan bisa dilakukan.

“Saya hanya kontraktor saja, mengenai perizinan yang sudah dikantongi saya tidak tahu dan tidak dibekali berkas apapun,” ungkap Daniel.

Tak pelak, pembangunan tersebut mendapat penolakan keras dari masyarakat sekitar, karena warga mengaku belum pernah memberi izin apapun terkait pembangunan tersebut.

Di satu sisi, pembangunan tersebut juga berdampak buruk bagi masyarakat. Seperti menguncang bencana banjir.

Perwakilan tim Legal dari LM, Irwan menjelaskan bahwa izin yang sudah ada saat ini hanya sebatas izin lokasi dan lingkungan saja. “Selebihnya sedang kami urus dan masih dalam proses. Ada juga yang kami urus di Provinsi (Bandung),” jelas Irwan. (bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook