‘Mr. Crack’ Menyusul Sang Kekasih Abdi, Selamat Jalan BJ Habibie

Keterangan foto: Bacharuddin Jusuf Habibie (foto: ISTIMEWA)

INDONEWS.COM,— Dalam sebuah cuplikan film Habibie dan Ainun, Mr. Crack sapaan untuk Bacharuddin Jusuf Habibie berucap: “Jangan tinggalkan saya, Ainun,” ucapnya di penghujung hidup Hasri Ainun Habibie.

Saat itu ucapan Habibie yang diperankan oleh Reza Rahardian dan Ainun yang diucapkan oleh Bunga Citra Lestari terasa begitu menyentuh. Film yang diangkat dari kisah dan buku Habibie & Ainun ini menceritakan cinta pertama dan terakhir yang hanya dipisahkan oleh maut. Kisah yang penuh romansa dari seseorang yang pernah memangku jabatan sebagai orang nomor satu di Indonesia. Namun kisah Habibie dan Ainun harus terpisahkan oleh maut. Ainun meninggal pada 22 Mei 2010 di usianya yang ke-72 tahun.

Sebuah kisah yang berawal dari pertemuan di sekolah. Namun, bagi Habibie, sosok Ainun tak begitu terlalu “menggoda” hatinya. Habibie muda justru meneriaki Ainun dengan sebutan “si gula jawa” karena warna kulit yang kecokelatan.

Kini peristiwa itu benar-benar berakhir dan hanya tinggal kenangan. Sebab hari ini, Rabu (11/9/2019), Habibie menyusul Siang Kekasih Abdi ke alam baka.

Habibie adalah seorang panutan yang mana namanya selalu menarik untuk diperbincangkan. Bagaimana tidak, kiprahnya yang mampu mengembangkan berbagai macam inovasi membuat banyak masyarakat terkagum-kagum.

Bahkan bukan hanya masyarakat Indonesia saja yang bangga dan kagum dengan kejeniusan beliau, namun kejeniusannya terkenal dan telah diakui di seluruh dunia.

Sosok yang pernah menjabat presiden Republik Indonesia ketiga ini juga telah menorehkan banyak sekali prestasi yang tidak hanya mengharumkan namanya, bahkan nama Indonesia pun ikut mewangi berkat jasanya.

Pria yang lahir di Pare-Pare Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936 ini memang memiliki riwayat hidup yang sangat cemerlang. Karirnya dari mulai bersekolah hingga bekerja selalu memberikan hasil yang sangat maksimal. Hal tersebut karena ia juga selalu melakukan segala hal dengan maksimal.

Semenjak kecil, BJ Habibie selalu terbiasa untuk belajar dan bekerja keras sehingga tidak heran jika pada usia dewasa pun ia dapat menerapkan prinsip-prinsip yang ia pegang teguh dan membuatnya berhasil sekarang ini.

Beliaupun sekarang dikenal sebagai sosok yang penuh inovasi terlebih di bidang dunia penerbangan. Bisa dibilang beliau ini adalah pakarnya.

Lalu, BJ Habibie mendapatkan julukan Mr. Crack dari seluruh penjuru dunia. Lantas mengapa ia mendapat julukan itu, dan apa arti dari julukan Mr. Crack tersebut?

Bagi anda yang sering bergelut di dunia penerbangan tentu sangat tidak asing dengan julukan tersebut karena julukan tersebut sangat berhubungan erat dengan teori yang beliau kembangkan.

Kisah dari julukan tersebut berawal ketika di tahun 1960an sering terjadi sebuah kecelakaan pesawat yang setelah diteliti. Ternyata hal tersebut terjadi karena kerusakan kontruksi pesawat yang belum bisa terdeteksi, dari sinilah kiprah dan karir BJ Habibie mulai terlihat.

BJ Habibie mampu memecahkan permasalahan tersebut dengan menemukan teori dan menghitung rambatan titik kerusakan yang terjadi pada logam. Karena menurutnya sebuah logam tentu juga memiliki titik kelelahan sama seperti manusia.

Dan titik yang paling rawan terkena kerusakan tersebut adalah pada sambungan antara badan dan juga sayap pesawat. Atau bisa juga terjadi di antara sayap pesawat dan dudukan mesin pesawat.

Saat kerusakan terjadi maka akan ada keretakan logam yang sering juga disebut dengan Crack. Dan pada saat itu belum ada satupun alat yang mampu mendeteksi adanya Crack tersebut.

Dan hebatnya BJ Habibie mampu menemukan perhitungan mengenai hal tersebut dengan rinci dan hingga pada perhitungan atom logamnya.

Sangat hebat bukan? Dengan adanya perhitungan yang ditemukan oleh BJ Habibie tersebut kini dunia penerbangan sudah bisa menghitung dengan rinci adanya Crack yang mungkin akan menyebabkan bahaya pada pesawat.

Sehingga dengan adanya perhitungan tersebut kini pesawat-pesawat bisa terbang dengan lebih aman. Nah sejak saat itulah ia dijuluki dengan julukan Mr. Crack. Demikian prestasi BJ Habibie yang sangat dipandang di mata dunia karena ialah satu-satunya orang yang mampu menemukan teori Crack tersebut.

Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019. Ia meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal. [Bon/Berbagai Sumber]

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook