Disdik Cianjur Ingin Wujudkan Basis Data Tunggal

Foto: Peserta bimbingan teknis (bimtek) dan klinis Dapodikdasmen versi 2020 untuk operator sekolah. Acara dilangsungkan di Aula Bapeda, Sabtu 14 September 2019.

CIANJUR, INDONEWS,– Dengan diterbitkannya instruksi Menteri Pendidikan Nomor 2 tahun 2011, sekretariat jenderal pendidikan menengah memiliki kewenangan tambahan untuk merancang prosedur pengumpulan data.

Berkaitan dengan itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) dan klinis Dapodikdasmen versi 2020 untuk operator sekolah. Acara dilangsungkan di Aula Bapeda, Sabtu 14 September 2019.

Ketua Pelaksana acara Asep Supriadi S.Pd. M.MPd menerangkan, berdasarkan intruksi menteri pendidikan tersebut, sekjen pendidikan menengah juga dapat melakukan sosialisasi dan membangun sistem pengumpulan dan penyimpanan data yang cepat dan efesien, serta mengkoordinir pengumpulan semua data pokok pendidikan dari satuan pendidikan/sekolah yang berada di bawah pembinaan masing-masing direktorat jenderal, pengumpulan, pengelolaan dan penyajian data dan informasi pelajaran, sarana dan prasarana, kelembagaan dan perserta didik sekolah dasar dan menengah.

“Tujuan diadakan bimtek dan klinis Dapodikdasmen versi 2020 yaitu mewujudkan basis data tunggal sehingga dapat tercipta data kelola pendidikan yang terpadu dan menghasilkan data yang representatif untuk memenuhi kebutuhan kementerian dan pemangku kepentingan lainnya,” terang Asep di Cianjur, Sabtu (14/9/2019).

Ia menambahkan, tujuan umum bimtek dan klinis juga dalam rangka mendukung peningkatan efisiensi, efektif dan sinergi kegiatan pengumpulan data pokok yang terintegrasi dalam satu sistem pendataan untuk digunakan oleh kementerian dan seluruh pemangku kepentingan dan meningkatkan progres pengiriman data dari masing-masing satuan pendidikan.

“Sedangkan tujuan khusus acara ini yaitu membantu para operator sekolah dalam entry data pada aplikasi versi 2020, membantu para operator sekolah dalam melakukan verval PD, membantu para operator sekolah dalam melakukan verval GTK dan SP, membantu para operator sekolah dalam updating data serta membantu para operator sekolah dalam mengatasi troubleshooting aplikasi,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Indonews, bimtek diikuti 205 orang dari operator SD dan SMP dan acara dibuka oleh Dewan Pendidikan Disdik Kab Cianjur U. Awaludin S. Aag M.H. Adapun narasumber/pemateri yaitu Jaya Nagara. (Arif Lufti)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook