Ada Permainan Oknum, Eksekusi Rumah Ny. Rohimah Sepihak

BOGOR, INDONEWS,– Eksekusi rumah di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terkesan dipaksakan. Pasalnya ahli waris maupun kuasa hukumnya tidak pernah menerima surat eksekusi tersebut,.

Mulya, ahli waris dari Ny. Rohimah melalui kuasa hukumnya Agus Supriyanto mengatakan, eksekusi sepihak ini sesuatu yang tidak adil karena belum mempunyai keputusan hukum yang tetap, namun dipaksakan.

“Mungkin di balik ini ada permainan. Tapi tidak apa-apa, kita akan melawan hukum di Indonesia yang tidak adil, sampai tingkat akhir,” ujar Agus, Kamis (19/9/2019).

Ditambahkan, yang dimaksud permainan adalah saat proses hukum berlaku, seperti unmaning. “Unmaning itu tiga kali, satu kali pun tidak ada yang menerima surat. Saya sebagai kuasa hukum tidak pernah menerima surat pengadilan agama, bahkan putusan dari pengadilan juga saya tidak menerima,” tegas Agus.


Disebutkan, dalam surat menyurat ke pengadilan agama, pihaknya sudah bersurat, bahkan menyampaikan kontra memori banding, dan yang diterima adalah berkas dari pengadilan Depok. “Seharusnya saya dibalas dari Pengadilan Agama Cibinong, tanda terima nama saya cuma isinya berbeda,” ungkapnya.

Setelah dikroscek ke sana, imbuhnya, ternyata tidak ada memori banding miliknya, sehingga putusan dinilai perstage, keputusan sepihak.

“Makanya saya akan melakukan suatu perlawan lagi di tingkat kasasi, dan peninjauan kembali karena saya sudah menemukan beberapa oknum yang ada di dalam kepemilikan Ibu Rohimah dan anak-anaknya. Jadi saya merasa tidak mendapatkan keadilan hari ini,” ujarnya lagi.

“Saya tidak pernah menerima surat apapun. Saya mengirim surat ke pengadilan agama namun tidak ada tanggapan. Bahkan sampai tadi pagi kirim lagi surat menunda eksekusi tetapi tidak pernah ada tanggapan. Padahal surat kuasa saya sudah teregistrasi antara bulan April atau Mei di pengadilan agama,” tandasnya kesal. (Bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook