Aksi Darurat Kekeringan di Kabupaten Bogor

ACT Cabang Bogor bersama BPBD Kabupaten Bogor dan Komunitas Jonggol Cendekia mendistribusikan air bersih di Kecamatan Jonggol dan Cariu, Kamis (19/9/2019).

BOGOR, INDONEWS,-– Hampir empat bulan, sebagian besar wilayah Bogor dilanda kekeringan. Setidaknya 31 desa dari 17 kecamatan di Kabupaten Bogor mengalami kekeringan.

Menurut data BPBD Kabupaten Bogor, kekeringan ini diprediksi akan terus terjadi hingga bulan November 2019. Salah satu daerah terparah akibat dampak kekeringan yaitu Jonggol dan Cariu. Dimana, sumur-sumur kering, lahan pertanian kering, dan warga mengandalkan bantuan air bersih atau membeli.

Berkaitan dengan itu, ACT Cabang Bogor bersama BPBD Kabupaten Bogor dan Komunitas Jonggol Cendekia mendistribusikan air bersih di Kecamatan Jonggol dan Cariu, Kamis (19/9/2019).

Dalam acara pelepasan 6 armada tangki air di depan Kantor Kecamatan Jonggol, Kepala Cabang ACT Bogor , Catur Widodo mengatakan bahwa pendistribusi air ini merupakan respon ACT untuk membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan yang melanda di hampir semua wilayah Indonesia.

“Kita ketahui, sebagian besar wilayah Indonesia, seperti Jambi, Riau, dan Kalimantan Barat kekeringan sekaligus hingga berdampak pada bencana kabut asap. Maka, kami dari ACT Insya Allah akan merespon ke sembilan desa di dua kecamatan Jonggol dan Cariu dengan jumlah debit air 62.000 liter. Semoga kegiatan ini bisa terus berlangsung hingga akhir masa kekeringan di Bogor,” ungkap Catur, Kamis (19/9/2019). (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook