Rudy Susmanto: Jangan Ada Fraksi yang Ditinggalkan

BOGOR, INDONEWS,– Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka pengambilan sumpah janji jabatan anggota DPRD Kabupaten Bogor masa jabatan 2019-2024 dilangsungkan di Gedung ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Senin (23/09/2019).

Acara tersebut dihadiri Bupati Bogor Hj. Ade Yasin beserta Wakil Bupati Iwan Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Kodim, Polres dan tokoh-tokoh Kabupaten Bogor serta Provinsi JawaBarat.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Gerindra, Rudy Susmanto menjelaskan, konsolidasi sudah dibangun jauh-jauh hari.

“Ada tujuh fraksi di Kabupaten Bogor yang telah bertujuan sama. Saya harap jangan ada satu fraksi pun yang ditinggal. Kita mengacu kepada peraturan kementerian dalam negeri, Undang-Undang PP 12 tahun 2018, jadi kita melangkah pun beraturan dan kita harus membentuk kelengkapan alat dewan dulu,” terangnya.

Rudy resmi memimpin DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024. Politisi Gerindra itu diambil sumpahnya bersama Wakil Ketua Agus Salim, Wawan Hikal Kurdi dan M Romli di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor.

“Langkah berikutnya yakni pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD), yang ditarget rampung pada Oktober 2019, sehingga pembahasan APBD 2020 bisa segera dilakukan. Sesuai PP 12 tahun 2012, yang dibentuk AKD dulu baru tata tertib (tatib). Saya juga berharap jiwa besar dari pimpinan partai agar AKD bisa segera terbentuk. Tujuan kita kan sama, demi kepentingan masyarakat,” ujar Rudy.

Dia pun memastikan 7 fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Bogor tidak ada yang akan ditinggalkan. Dia pun memastikan, secara non-formal formasi AKD telah tergambarkan.

“Jadi nanti dalam pembahasan resminya hanya tinggal finishing saja. Kan kita sudah konsolidasi sejak jauh hari. Kita ini beda wajah (partai) saja. Tapi tujuannya sama,” tegasnya.

Sementara Ade Yasin berharap, pimpinan definitif bisa melakukan percepatan pembentukan AKD dan agenda besar pembahasan APBD tahun 2020 bisa segera digelar.

“Sekarang sudah ada pimpinan definitif, sudah bisa kerja dengan membentuk AKD. Yang harus dibahas segera ialah RAPBD 2020,” katanya. (Nino)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook