Nurhayati: Sekoper Cinta untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Foto: Peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional Pemerintah Kabupaten Bogor juga launching program Sekoper Cinta dan Ngabaso. Acara dipusatkan di Junggle Land Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (24/9/2019).

BOGOR, INDONEWS,– Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional Pemerintah Kabupaten Bogor juga launching program Sekoper Cinta dan Ngabaso. Acara dipusatkan di Junggle Land Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (24/9/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Dra Nurhayati M. Si saat ditemui Indonews mengatakan, program Sekoper Cinta dan ngabaso (ngabring ke sekolah) merupakan program Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua Umum Tim Penyelenggara Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) Atalia Praratya Kamil.

“Sekoper Cinta hadir sebagai wadah perempuan bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam meningkatkan kualitas hidup. Untuk pelaksanaannya di Kabupaten Bogor ini sejak Juni. Nanti kita akan efektifkan di bulan Oktober. Sasaran Sekoper Cinta ialah perempuan yang tidak memiliki pendidikan. Harapannya dari aspek pendidikan, kesehatan dan aspek ekonominya meningkat,” terang Nurhayati.

Menurutnya, pendidikan dan pemberdayaan bagi perempuan diperlukan untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.

“Dengan Sekoper Cinta, kami ingin perempuan menjadi subjek pembangunan di tingkat desa. Maka itu, modul Sekoper Cinta yang disiapkan Tim Penyelenggara berisikan materi terkait perempuan dan cara menghadapai masalah-masalah yang biasa hadir di kehidupan rumah tangga maupun diri perempuan itu sendiri,” katanya.

Foto insert: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Dra Nurhayati M. Si

Ditanya soal Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS), Nurhayati mengatakan bahwa peringatan tersebut merupakan ajang untuk menggelorakan dan mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera.

Sesuai dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diselenggarakan setiap tanggal 29 Juni.

“Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Keluarga akan selalu menghidupkan, memelihara dan memantapkan serta mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan yang terjadi. Keluarga sebagai soko guru bangsa, keluarga sebagai wadah utama dan pertama dalam membina anak-anak,” pungkasnya. (Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook