Proyek RKB Mangkrak, Pelaksana dan Disdik Kab. Bogor Kongkalingkong?

BOGOR, INDONEWS,– Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat dinilai tak peduli dengan adanya proyek ruang kelas baru (RKB) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nanggung 01, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang mangkrak.

Pasalnya, pemenang untuk pelaksanaan pembangunan tersebut sudah ditetapkan, namun sudah sekitar dua bulan, bahkan sudah melewati batas pengerjaan tetapi pekerjaan belum juga dimulai.

Ironisnya, dalam persoalan ini Kasie Sapras Disdik Kabupaten Bogor Dedi Saripudin dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Atis memberikan pernyataan berbeda. Dedi menyakatan bahwa pengusaha tertunjuk sudah mengerjakan proyek RKB SDN Nanggung 01, tetapi Atis menyatakan sebaliknya, bahwa proyek tersebut belum dikerjakan, dan akan segera dikerjakan.

Dua pernyataan berbeda ini pun mengindikasikan bahwa pihak Disdik Kabupaten Bogor tak peduli dengan polemik pembangunan di SDN Nanggung 01.

Diketahui, pemenang tendernya adalah CV Mukni Mahardika. Saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis pun, Atis tak memberikan jawaban. Padahal, proyek pekerjaan ini sudah lewat masa deadline sesuai perjanjian yakni Kamis (26/9/2019) kemarin.

BERITA TERKAIT: Proyek RKB SDN Janggal, Disdik Kabupaten Bogor Acuh

Anggota LSM GMPK Kabupaten Bogor, Kurniawan menduga, dalam kasus ini ada permainan antara CV Mukni Mahardika dengan Disdik Kabupaten Bogor.

“Tidak menutup kemungkinan ini ada kongkalingkong. Yang jelas, saat ini tempo pengerjaannya sudah lewat, CV tersebut otomatis black list, tidak bisa lagi mengerjakan proyek. Nah pertanyaannya, ke mana anggaran untuk proyek tersebut,” ujar Wawan, Jumat (27/9/2019).

Menurut Wawan, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal membangun Ruang Kelas Baru (RKB) di 173 SDN dan 32 SMPN. Total anggaran yang digelontorkam mencapai sekitar Rp101 miliar lewat Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Khusus untuk SD Negeri, Pemkab Bogor menganggarkan Rp85 miliar. Sementara SMP Negeri Rp16 miliar.

“Pembangunan RKB menjadi prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinan Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. Selain membangun RKB, Pemkab Bogor juga akan merehabilitasi 287 bangunan SDN dengan dana Rp142,3 miliar dan 249 SMPN dengan alokasi anggaran Rp7,7 miliar. Nah kami menyayangkan, mengapa Disdik Kabupaten Bogor tidak bisa mendukung program tersebut. Ya faktanya proyek di SDN Nanggung 01 ini mangkrak,” ujarnya.

Wawan berharap, Bupati Bogor Ade Yasin meninjau ulang hasil dari program perbaikan di sekolah. Sebab, jika dibiarkan dikhawatirkan anggaran Negara justru dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab.

“Untuk permasalahan di SDN Nanggung 01, nanti kita akan tembuskan ke bupati agar melakukan evaluasi, khususnya di tubuh Disdik Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook