Warga Mekar Jaya Terancam BTS

Base Transceiver Station (BTS) Kp. Sawah Hilir RT 02 RW 04, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor,

BOGOR, INDONEWS,– Banyak fakta yang muncul di berbagai daerah yang menyatakan bahwa keberadaan Base Transceiver Station (BTS) atau menara seluler memiliki resistensi atau daya tolak dari masyarakat yang disebabkan isu kesehatan, semisal radiasi, anemia, isu keselamatan, hingga isu pemerataan sosial.

Berkaitan dengan itu, pemerintah memberikan aturan jarak aman menara. Salah satunya untuk tinggi menara maksimum 45 meter jarak dari pemukiman publik ialah 20 meter. Bila peletakan dan pembangunan menara BTS di tempat komersial jarak peletakannya ialah 10 meter dan 5 meter bila di daerah industri. Untuk menara BTS dengan tinggi di atas 45 meter, jarak dari permukiman minimum 30 meter, 15 meter bila di daerah komersial dan 10 meter bila di daerah industri.

Sedangkan di Kp. Sawah Hilir RT 02 RW 04, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, keselamatan warga tercancam lantaran menara tower di Kp. Sawah Hilir bagian bawahnya sudah retak dan bolong sehingga dikhawatirkan ambruk.

“Kami sudah melaporkannya ke pihak Desa Mekar Jaya. Masyarakat tidak tenang karena khawatir BTS ini ambruk dan menimpa warga. Sekarang keberadaan tower tersebut benar-benar mengancam jiwa warga,” ungkap salah seorang warga Kp. Sawah Hilir yang meminta tidak ditulis namanya, Senin (14/10/2019).

Dia juga menyayangkan pemilik atau penanggung jawab tower lantaran tidak melakukan perawatan atas komponen tower.

“Dapat dilihat bagian bawah tower sudah pada retak dan bolong. Kalau pemilik tower provider ini kita juga belum tahu karena tadi mau ditanyakan ke desa belum ketemu kades maupun sekdesnya,” tutur dia.

Dengan dilaporkannya ke pihak desa, warga tersebut berharap agar persoalan ini ditindaklanjuti demi kenyamanan dan keamanan warga.

“Kami memohon agar keluhan warga ditanggapi. Bagaimana solusi atas keberadaan tower yang mengancam jiwa ini, kami serahkan kepada pihak berkompeten,” pungkasnya. (Rahmat)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook