Pernyataan Ade Yasin Menuai Kecaman

Aditia Umbara

BOGOR INDONEWS,– Terkait pernyataan kontroversi Bupati Bogor, Ade Yasin yang mengatakan bahwa calon kepala desa (kades) dilarang melibatkan ormas dalam ajang pilkades serentak, Ketua Gada Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Aditia Umbara angkat bicara.

Menurut Aditia, tak sepatutnya seorang pejabat publik ‘mengejek’ ormas berseragam loreng. Sebab, pada perhelatan Pemilu 2019 pun ormas tersebut telah memberikan kontribusi positif hingga pemilu berjalan baik.

“Ungkapan Ade Yasin yang menyebutkan ABCD alias Abri Bukan Cepak Doang membuat hati kami sebagai organisasi masyarakat terluka. Kami mengecam. Di samping itu, kami juga prihatin, seorang bupati bisa-bisanya mengeluarkan pernyataan tak layak. Ini justru bisa memprovokasi dan menyebabkan kondusifitas Kabupaten Bogor terganggu karena beberapa teman ormas berseragam loreng sakit hati,” papar Aditia, Rabu 23 Oktober 2019.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ade Yasin mengeluarkan pernyataan; “Ormas Enggak Usah Ikut-ikutan Ngamanin Calon Kades” pada acara deklarasi damai yang dihadiri 1064 calon kepala desa dari 273 desa yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa se Kabupaten Bogor di gedung Tegar Beriman Komplek Pemda Kabupaten Bogor, Cibinong, Selasa (22/10/2019), telah menyinggung ormas berseragam ‘loreng’.

“Ade menyinggung bahwa ada ormas yang membekingi calon kades. Ormas mana? Kemudian mana buktinya? Kenapa dia tidak menyebutkan nama ormasnya langsung. Dia malah menyatakan Abri Bukan Cepak Doang. Kami yang memiliki model rambut cepak ikut tersinggung,” ujar Aditia.

Lantas, Aditia meminta agar Ade Yasin mengklarifikasi hal tersebut dan menjaga lisan sebagai pejabat publik.

“Saya harap Ade Yasin mau mengklarifikasi. Jangan sampai ucapannya mencederai perhelatan pilkades serentak. Kami pun mendukung penuh kawan-kawan berseragam loreng dalam membela dirinya. Kami juga akan hadir jika kawan-kawan mau datang ke kantor Bupati Bogor,” pungkasnya. (bon)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook