Calon Kades Laladon Mengaku Dirugikan Panitia

BOGOR, INDONEWS,– Salah satu calon Kepala Desa Laladon , Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor melalui kuasa hukumnya menyampaikan bahwa pihaknya merasa dirugikan panitia.

Kuasa hukum calon kades bernama Ujang Atmaja mengatakan, Pilkades Laladon disinyalir diwarnai banyaknya kecurangan karena ada masyarakat yang tidak bisa memberikan hak pilihnya.

“Maka kami sebagai kuasa hukum menyampaikan kecewa karena banyaknya masyarakat yang tidak bisa ikut berparitsipasi pada pemilihan calon kepala desa. Kami sebagai calon kepala desa marasa dirugikan juga oleh panitia pelaksana,” ungkapnya, Rabu (13/11/2019).

Dikatakan, pada Rabu 13 November malam, pihaknya mendatangi panitia pelaksana Pilkades Laladon untuk menanyakan tanggapannya sesuai pengaduan masyarakat kami yang tidak medapakan haknya untuk memilih calon kepala desa sesuai undang-undang berlaku.

“Sebagai warga negara Indonesia, sekali lagi kami merasa dirugikan. Kami sebagai penggugat merasa keberatan atas adanya warga yang tidak memilih.  Kami memohon pada panitia pelaksana untuk memberikan penjelasan sesuai kesepakatan yang telah tercantun di berita acara yang sudah ditandatangi,” ucapnya.

Dia menyebutkan, pada pencoblosan calon kepala, pihaknya dan saksi-saksi merasa kecewa kepada panitia dikarenakan tidak ada penambahan waktu bagi pemilih calon Kadesa Laladon.

“Yang tidak memilih jumlahnya sangat besar. Yakni mencapai 3.700 orang. Mereka tidak menerima surat suara pencoblosan pilkades,” pungkasnya. (Rahmat)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook