Bangunan Rapuh, SDN Citalang Nantikan Bantuan Pemerintah

CIANJUR, INDONEWS,– Sedikitnya ada 3 ruang kelas SDN Citalang Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat kondisinya rapuh akibat dimakan usia.
Pantauan Indonews Senin 18 November 2019, tiga kondisi ruang kelas tersebut sudah lama tidak direnovasi hingga bangunan rapuh dimakan usia.
Kepala SDN Citalang, H. Ahmad Yunus S.Pd menuturkan, pihaknya saat ini sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah guna rehabilitasi bangunan tersebut.
“Untuk melaksanakan pendidikan secara optimal tentunya perlu ditunjang dengan fasilitas sarana yang memadai sehingga proses belajar mengajar dapat dilakukan secara efektif, dan nantinya bermuara pada peningkatan kualitas mutu pendidikan,” katanya.
Dikatakan, maksud dan tujuan rehab 3 ruang kelas adalah 1 untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan, memberikan kenyamanan dalam menjalankan KBM, mendukung tercapainya standar nasional pendidikan dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam peningkatkan mutu pendidikan sekolah.
“SDN Citalang telah mengajukan permohonan renovasi 3 ruang kelas tersebut, namun sampai sekarang belum ada realisasi, baik dari pemerintah pusat, daerah dan dinas pendidikan Kabupaten Cianjur. Kami berharap, ada bantuan untuk renovasi 3 ruang kelas pada tahun 2020 mendatang untuk memenuhi sarana dan pra sarana SDN Citalang,” katanya.
Menurutnya, pembangunan nasional dapat berhasil apa bila ditunjang kualitas sumber daya manusia (SDM) yang handal.
“Untuk meningkatkan SDM, jawabannya adalah peningkatan dan pengembangan pendidikan yang formal dan non formal, pengembangan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat dan pemerintah. Apa bila ketiga komponen bisa terpadu, maka keberhasilan pendidikan akan tercapai sesuai dengan harapan,” katanya.
“Untuk mewujudkan harapan tersebut, kami berupaya dengan berbagai usaha, diantaranya peningkatan fasilitas pendidikan,” pungkas dia. (Arif Lufti)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook