Dinsos Kota Bogor Klaim Data Orang Miskin Turun 5000 Jiwa

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Azrin Syamsudin

BOGOR, INDONEWS,– Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Azrin Syamsudin mengungkapkan bahwa kini jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam kategori kemiskinan di Kota Bogor berjumlah 30.000 ribu dari total sebelumnya 35.000.

“Kita sedang melakukan verifikasi, betul gak 35 ribu itu betul-betul miskin apa enggak. Hasil validasi ini, jangan sampai gak masuk validasi,” katanya, belum lama ini.

Menurutnya, melalui program keluarga harapan (PKH) dan penerima bantuan iuran, orang miskin di Kota Bogor telah mengalami penurunan. Dia menyebut, 5.000 jiwa di antaranya telah naik kelas.

“Kami yang utama itu PKH. Kalau anaknya sudah tamat SMA, keluarganya sudah tidak dapat lagi,” katanya.

Untuk melakukan klasifikasi orang miskin, Azrin mengatakan telah sesuai dengan peraturan pemerintah. Hal itu, tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial Nomor 146/Huk/2013 tahun 2013 Penetapan Kriteria dan Pendataan Fakir Miskin Dan Orang Tidak Mampu.

“Kita fokus mengentaskan kemiskinan. Kami mengikuti aturan sesuai Permensos 146/Huk/2013, itu ada 11 kriteria. Kami tidak ingin melenceng dari situ,” pungkasnya.

Semntara itu Dicky salah seorang penggiat sosial di wilayah Kota Bogor, memberikan komentarnya terkait hal ini.

Pria yang sehari-harinya disibukan dengan kegiatan sosial ini mengungkapkan mengenai jumlah penurunan tingkat kemiskinan di Kota Bogor memang benar adanya. Melalui data penerima manfaat yang diberikan PKH, dan banyak juga yang graduate dan mengundurkan diri karena tingkat ekonominya sudah naik dan mandiri .

“Mudah-mudahan data yang diperoleh dari tim validasi merupakan data benar-benar valid dan benar adanya. Karena hampir disetiap kelurahan atau desa pasti ada warga miskin yang tingkat ekonominya dibawah rata-rata, dan itu harus segera dibantu dengan pemberdayaan agar ekonominya bisa tumbuh,” kata dia.

Bukan hanya di Kota Bogor saja, imbuhnya, hampir diseluruh pelosok Indonesia pasti ada warga miskin. Maka, dengan adanya PKH dan bantuan lainnya dari pemerintah pusat tentu sangat terbantu.

“Semoga bantuan ini bisa merata dan sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan, jangan sampai ada kecemburuan sosial,” pungkasnya. (Dck)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook