Tiap RW di Pasir Angin Dapat HP dari Banprov

Smartphone yang dibagikan kepada Ketua RW

BOGOR, INDONEWS,– Pemerintahan Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor membagikan HP Android Merk Xiaomi Redmi 6A pada setiap ketua RW di wilayah Desa Pasir Angin yang anggarannya bersumber dari Banprov 2019.

Ketua LPM Desa Pasir Angin, Ojos kepada Indonews, Rabu( 20/11/2019) mengatakan bahwa penyerahan Android kepada semua Ketua RW bertujuan untuk menampung laporan dan aspirasi warga. Di mana pemilik HP tersebut wajib mendownload aplikasi “Sapa Warga”.

“Pembagian HP android bagi setiap Ketua RW di wilayah Pemerintahan Desa Pasir Angin bertujuan untuk meningkatkan kinerja para ketua RW, dalam hal ini untuk menampung laporan, keluhan dan aspirasi warga Desa Pasir Angin,” jelas Ojos.

Adapun anggarannya, imbuh dia, bersumber dari banprov dengan jumlah Rp.127.288.000. Dan dari total anggaran yang diterima lalu dibagi ke beberapa pos kebutuhan, yaitu untuk infrastruktur, kinerja aparatur pemerintahan desa, beli HP Ketua RW untuk program Sapa Warga, pulsa dan sisanya untuk pembangunan.

Ketika ditanya apakah Banprov tersebut diterima juga oleh pemerintahan desa lain dan juga digunakan untuk beli android, Ojos mengatakan bahwa semua desa mendapatkan banprov dengan nilai yang sama.

“Nilai bantuannya sama, dan juga digunakan untuk beli Android sesuai standar spek yang ditentukan untuk dibagikan ke tiap ketua RW agar program aplikasi Sapa Warga bisa berjalan maksimal,” terangnya.

Hanya saja, imbuhnya, implementasi realisasinya mungkin berbeda, tergantung kebutuhan. “Jika kita kan gunakan juga ke pembangunan infrastuktur jalan lingkungan desa, betonisasi atau cor-coran dan untuk kepentingan lainnya,” tuturnya lagi.

Ojos juga mengatakan bahwa Android yang dibagikan ke tiap RW itu bukan untuk dimiliki, melainkan sebagai inventaris.

“Nah, HP yang dibelikan untuk setiap Ketua RW itu bukan milik pribadi, melainkan merupakan inventaris pemerintahan desa untuk kepentingan warga. Jadi kita catat, kita data siapa saja yang dapat untuk kontrol kedepan. Tentu HP itu nantinya kan gak bisa dijual karena itu merupakan inventaris yang wajib dipertanggung jawabkan, itu diberikan untuk memudahkan akses informasi kepada para warga,” tutupnya. (Marlon)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook