Rakornas dan HUT ke-6 GMPK, Momentum Wujudkan Indonesia Tanpa Korupsi

MALANG, INDONEWS,– Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan ulang tahun ke-6 Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) mengusung tema “Bergerak Menuju Indonesia Tanpa Korupsi”. Dalam sebuah banner juga dituliskan 5 Pilar GMPK: Deteksi, Pencegahan, Penangkalan, Penindakan dan Rehabilitasi.

Berita Terkait: Ketua DPRD Kota Malang: Politik Tanpa Korupsi itu Indah

Dalam laporannya, Ketua Panitia, yang juga Ketua DPD GMPK Malang Raya, Abdul Aziz mengatakan, rakornas dan HUT GMPK dijadikan momen dalam rangka meningkatkan semangat memerangi korupsi.


“Saya pantia pelaksana melaporkan beberapa hal kepada Ketua Umum GMPK dan seluruh jajaran GMPK khususnya bahwa malam hari ini adalah rangkaian pembukaan rakornas dan HUT GMPK.


Acara berlangsung di dua lokasi. Pertama, pembukaan di Gedung Paripurna DPRD Kota Malang, Jalan Tugu, nomor 1 A, Kidul Dalem, Kecamatan Klojen. Kemudian berikutnya di Hotel Pelangi, Jalan Merdeka Selatan, nomor 3, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

“Sejumlah pejabat telah kami undang dan hadir pada acara pembukaan hari ini. Seperti Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Kepala Kejaksaan Negeri Malang Amran Lakoni, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Malang, Nuruli Mahdilis, SH, MH., Perwakilan Wali Kota Malang, Perwakilan Wali Kota Batu dan Perwakilan Bupati Malang,” jelasnya.

Ketua Umum GMPK, Irjen Pol. (Purn) Bibit Samad Riyanto

Sebelum mengakhiri laporannya, Abdul Azis mengatakan bawa acara digelar selama 4 hari, yakni mulai Jumat hingga Senin (22-25/11/2019), dengan dihadiri 89 dari 126 DPD GMPK provinsi dan kab/kota yang sudah terbentuk. Dimana dari 89 DPD masing-masing membawa 3 perwakilan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum GMPK, Irjen Pol. (Purn) Bibit Samad Riyanto yang juga Ketua Satgas Dana Desa Kemendes RI menyerukan kepada hadirin khususnya keluarga besar GMPK untuk meneriakan yel-yel: Indonesia Tanpa Korupsi, GMPK Jaya, Malang Raya Bersih dari Korupsi!

“GMPK memiliki misi: pertama, mewujudkan Indonesia tanpa korupsi dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Kedua, GMPK mendorong pembangunan Indonesia sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, membangun etitas nasional. GMPK harus menjadikan lingkungan anti korupsi dan mampu membawa perubahan menuju Indonesia bersih korupsi,” jelas Bibit.

Dia mengatakan, ada 5 Program andalan GMPK, yaitu: Riset untuk menemukan kerawanan korupsi (coruption hazards) dan potensi masalah penyebab korupsi (PMPK) pada segenap aspek (gatra) kehidupan bangsa.

Solusi, mencari pemecahan masalah korupsi melalui seminar, lokakarya, simposium dan sejenisnya guna mencari jalan keluar terbaik dengan melibatkan para pakar dibidangnya.

Konsultasi, dengan memberikan pencerahan baik terhadap entitas sosial maupun birokrasi untuk menangani masalah korupsi pada tubuhnya masing-masing.

Advokasi, memberikan bantuan kepada para korban tindak kesewenang-wenangan oleh pihak ketiga, dan Pendidikan anti korupsi mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan formal (TK, SD, SLP, SLA dan PT), pendidikan non formal dan pendidikan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu GMPK terbuka untuk bekerja sama dengan pihak manapun dalam memerangi korupsi.

“Di usianya yang ke-6, GMPK harus lebih baik lagi. Seluruh anggota GMPK harus lebih serius mengawal Indonesia bersih tanpa korupsi,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook