Baru Beberapa Pekan, Jalan Raya Mercedes Benz Sudah Rusak

Nampak retakan terjadi di Jalan Raya Raya Mercedez Benz, Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Padahal jalan ini baru beberapa pekan dilewati kendaraan tapi sudah mengalami kerusakan.

BOGOR, INDONEWS,– Ironis, baru beberapa pekan dilintasi kendaraan, namun Jalan Raya Mercedes Benz, Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor sudah mengalami kerusakan. Pantauan Indonews di lapangan, jalan  tersebut sudah mengalami retakan.

Untuk diketahui, jalan raya Mercedes Benz ini sebelumnya bertahun-tahun rusak dan tidak diperbaiki hingga masyarakat setempat kerap melakukan unjuk rasa untuk menuntut agar jalan diperbaiki Pemda Kabupaten Bogor.

Lantas, jalan ini akhirnya diperbaiki dengan betonisasi atau cor dan bisa dilalui berbagai kendaraan. Namun, usianya baru beberapa minggu, kini kondisi jalan sudah menunjukan retakan bahkan ada patahan cor.

Ada sekitar 60 lebih retakan di bahu jalan. Akibatnya proyek jalan tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan.

Salah seorang warga saat ditemui wartawan di pangkalan ojek pertigaan Polsek Gunung Putri mengatakan bahwa jalan tersebut belum lama digunakan, namun disayangkan kondisi jalan banyak mengalami retakan.

“Jalan raya Mercedes ini baru beberapa minggu selesai dicor dan digunakan masyarakat. Kita juga gak tahu kok kondisinya sudah rusak, banyak retakan, bahkan patah. Ada dugaan jalan itu cepat retak karena diduga tidak menggunakan besi sebagai tulangannya sesuai RAB yang ada. Secara detail teknisnya sih saya kurang paham, karena saat proyek dikerjakan juga tak terlihat papan proyek,” jelas warga yang meminta tidak disebutkan namanya itu, Selasa (3/12/2019).

Kerusakan di Jalan Mercedez Benz

Dikatakan, seharusnya ada besi penyangga sebagai tulangan jalan agar ketika coran mengeras dan dilalui kendaraan, khusunya yang tonase berat, jalan tidak mudah patah.

“Saya yakin, jika pemda berani membongkar jalan ini, bisa-bisa tidak ada besi penyangga di dalam sesuai RAB-nya. Kita harap ditindaklanjuti lah masalah ini agar rasa penasaran warga terjawab,” pungkasnya. (Mrl/red)

Facebook Comments

1 Comment

  1. Mungkin ada prosedur pengerjaan yang kurang tepat, atau bahan bakunya tidak menggunakan bahan yang berkualitas.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook